Tuesday, January 17, 2012

Trotoar kami dimana?


Lalu kemanakah kami harus berjalan jika trotoar untuk pejalan kaki, justru dipergunakan untuk parkir massal seperti ini? Potret fasilitas publik yang diambil alih oleh kepentingan individualis. Sayang sekali..

Mau Bilang Apa?


Ruang publik yang terabaikan? ataukah hanya beberapa masyarakat yang kurang bersabar?
Kita sendiri tau jawabannya masing-masing

Sampah Yang Tidak Ada Habisnya



Kalo udah begini, siapa yang harus disalahin? Warga atau perangkat desa??