funny!
yes, i want you.
Wednesday, March 31, 2010
seandainya anda mengerti...
kalo mau serius, hayu..
kalo mau main2 ngga usah deh,
sama-sama udah tua.bukan ABG lg
orientasi saya bukan 'sementara' tapi 'masa depan'
terlalu banyak memang yang harus dipikirin mateng2
tapi semua ini percuma kalo sekedar main-main.
lagipula, saya terlanjur sering sakit hati.
ngga butuh deh nambah musuh lagi terlalu banyak.
I appreciate all the stories, all the laugh,
I owe you. a litre of being unloneliness
=)
kalo mau main2 ngga usah deh,
sama-sama udah tua.bukan ABG lg
orientasi saya bukan 'sementara' tapi 'masa depan'
terlalu banyak memang yang harus dipikirin mateng2
tapi semua ini percuma kalo sekedar main-main.
lagipula, saya terlanjur sering sakit hati.
ngga butuh deh nambah musuh lagi terlalu banyak.
I appreciate all the stories, all the laugh,
I owe you. a litre of being unloneliness
=)
Tuesday, March 30, 2010
mungkin saya memang masih belum dewasa
ketika dulu gw masih manja dan cengeng, tukang ngambekan.
mereka-mereka yang tua bilang, saya harus di-dewasa-kan supaya bisa jadi anak yang lebih baik.
sekarang, ketika gw telah merasakan banyak perubahan positif dalam sikap dan pikiran.
tetep loh..
dibilang belum dewasa-dewasa juga..
gara-gara pose foto yang terlalu childish,
karena masih suka cerewet dan punya banyak cerita 'nggak penting',
karena gaya berbicara dan suara yang kaya anak-anak,
karena masih suka mengenang berbagai kisah lucu di waktu kecil,
karena gw deket banget sama keluarga inti gw,
karena masih suka cengar-cengir kaya bocah,
karena masih suka 'autis'.
mmm...
heran, terus gw harus gimana supaya ga dibilang BELOM DEWASA-DEWASA juga?
ngga mungkin juga kan gw dress up dan make up kaya tante-tante..
ckckck
mereka-mereka yang tua bilang, saya harus di-dewasa-kan supaya bisa jadi anak yang lebih baik.
sekarang, ketika gw telah merasakan banyak perubahan positif dalam sikap dan pikiran.
tetep loh..
dibilang belum dewasa-dewasa juga..
gara-gara pose foto yang terlalu childish,
karena masih suka cerewet dan punya banyak cerita 'nggak penting',
karena gaya berbicara dan suara yang kaya anak-anak,
karena masih suka mengenang berbagai kisah lucu di waktu kecil,
karena gw deket banget sama keluarga inti gw,
karena masih suka cengar-cengir kaya bocah,
karena masih suka 'autis'.
mmm...
heran, terus gw harus gimana supaya ga dibilang BELOM DEWASA-DEWASA juga?
ngga mungkin juga kan gw dress up dan make up kaya tante-tante..
ckckck
Monday, March 29, 2010
HAPPY BIRTHDAY, PAPAH!


yesterday... was my beloved daddy birthday....
=p
unlucky him, he was sick and could just sleeping 'til nite....
wah. wah... sekarang umur gw bertambah tua, apalagi bokap gw yang semakin terlihat berumur dan udah seharusnya dibantu oleh gw.
anaknya yang pertama buat meringankan beban beliau...
but now, I still can not do anything dad..
soon I will be.
fiuu..
sudah..sudah..
untuk papah ku sayang,
selamat ulang taun yang ke 44 tahun ya..
semoga panjang umur dan selalu dikasih kesehatan sama Allah SWT
semoga tambah rajin sholatnya
semoga dilancarin semua urusan dan kerjaannya
semoga berkah rezeki buat keluarga kita diperbanyak..
semoga papah tetep jadi teladan buat kita semua
aaaamiiiiiinn....
love you dad.. =D
*kadonya simpel sekali tapi emang sedang dibutuhin dan dipengenin papah.. haha
sepasang tali sepatu item dan putih
hehe
Tuesday, March 23, 2010
Sebatas mimpi..
Entahlah orang yang gw maksud disini akan membaca tulisan gw yang sekarang atau ngga, yang jelas yang akan gw ceritakan adalah kejujuran yang gw ingin beri tahukan tanpa berusaha memaksa siapapun untuk melakukan sesuatu hal.
Believe me, I’m here just want to see your cheering faces. Just like you do every single day..
Keep spirit!
Keep on your passionate thing.
I always support you in a positive way.
Jika teman saya, Deborah Novia Maharani, pernah berkata seperti ini, tepatnya dalam sebuah pesan singkat yang masuk ke kotak masuk handphone saya.
“ sehebat itukah anda hingga logika saya terdiam dan hati menangkan pertarungan ? Inilah alasan kenapa saya biarkan logika selalu kendalikan hati. Karena saya lemah. Sangat lemah tanpanya.”
lalu saya bisa berkata apa ?
Kami. Perempuan memang sangat rapuh dan lemah menghadapi perasaan cinta.
Bisa begitu sulitnya mematahkan ego dan emosi sesaat.
Ah…….
Ada apa ini.
Saya bukan ingin terlarut dalam romansa percintaan.
Saya hanya ingin berkata penuh kejujuran.
Ini analogi.
Tapi sayangnya ini bukanlah fiksi.
Sudut pandang kedua pihak dengan sedikit scenario yang berloncatan di otak saya.
Sebuah sendok bertemu dengan sebuah garpu yang begitu bersemangat dan penuh energy positif yang terlihat menyebar secara radiatif ke seluruh benda perak lain yang ada di sekelilingnya. Membuat sendok berkaca, menuntut refleksi dirinya agar dapat mencontoh sang garpu yang begitu menikmati kebersyukuran yang ia rasakan.
Sendok tau, sang garpu yang selalu terlihat sendiri dan memancarkan raut kesepian di matanya membutuhkan sosok yang bisa menjadi lebih dari sekedar pasangan sebuah garpu yang akan memberikan manfaat besar ketika disatukan dalam sebuah sajian. Bukan sebagai ‘pelengkap’ saja, namun bersama-sama menjalani kewajiban mereka.
*sekali lagi, ini adalah sebuah analogi.
Jika seandainya Tuhan menciptakan tiap-tiap benda tanpa kegunaan, bahkan tanpa pasangan. Mungkin kebersamaan aktivitas yang tercipta pada akhirnya, bukanlah sebuah rima yang imbang.
Begitulah,
Garpu yang di sorot matanya hanyalah tinggal sebuah kekosongan. Keterpurukan mewabah dalam diri sendok dan mengisyaratkan bahwa ia ingin keluar dan teriak lebih keras.
Ah..
Seandainya saja Tuhan bisa mengartikan apa yang terjadi.
Mungkin yang terlihat sekarang tidak akan sesulit ini.
Jauh di dalam hati sang sendok, ia berkata,
“Begitu sulitnya kah mengerti dan memahami apa yang diinginkan dan apa yang tak diinginkan? “
To be continued…..
Believe me, I’m here just want to see your cheering faces. Just like you do every single day..
Keep spirit!
Keep on your passionate thing.
I always support you in a positive way.
Jika teman saya, Deborah Novia Maharani, pernah berkata seperti ini, tepatnya dalam sebuah pesan singkat yang masuk ke kotak masuk handphone saya.
“ sehebat itukah anda hingga logika saya terdiam dan hati menangkan pertarungan ? Inilah alasan kenapa saya biarkan logika selalu kendalikan hati. Karena saya lemah. Sangat lemah tanpanya.”
lalu saya bisa berkata apa ?
Kami. Perempuan memang sangat rapuh dan lemah menghadapi perasaan cinta.
Bisa begitu sulitnya mematahkan ego dan emosi sesaat.
Ah…….
Ada apa ini.
Saya bukan ingin terlarut dalam romansa percintaan.
Saya hanya ingin berkata penuh kejujuran.
Ini analogi.
Tapi sayangnya ini bukanlah fiksi.
Sudut pandang kedua pihak dengan sedikit scenario yang berloncatan di otak saya.
Sebuah sendok bertemu dengan sebuah garpu yang begitu bersemangat dan penuh energy positif yang terlihat menyebar secara radiatif ke seluruh benda perak lain yang ada di sekelilingnya. Membuat sendok berkaca, menuntut refleksi dirinya agar dapat mencontoh sang garpu yang begitu menikmati kebersyukuran yang ia rasakan.
Sendok tau, sang garpu yang selalu terlihat sendiri dan memancarkan raut kesepian di matanya membutuhkan sosok yang bisa menjadi lebih dari sekedar pasangan sebuah garpu yang akan memberikan manfaat besar ketika disatukan dalam sebuah sajian. Bukan sebagai ‘pelengkap’ saja, namun bersama-sama menjalani kewajiban mereka.
*sekali lagi, ini adalah sebuah analogi.
Jika seandainya Tuhan menciptakan tiap-tiap benda tanpa kegunaan, bahkan tanpa pasangan. Mungkin kebersamaan aktivitas yang tercipta pada akhirnya, bukanlah sebuah rima yang imbang.
Begitulah,
Garpu yang di sorot matanya hanyalah tinggal sebuah kekosongan. Keterpurukan mewabah dalam diri sendok dan mengisyaratkan bahwa ia ingin keluar dan teriak lebih keras.
Ah..
Seandainya saja Tuhan bisa mengartikan apa yang terjadi.
Mungkin yang terlihat sekarang tidak akan sesulit ini.
Jauh di dalam hati sang sendok, ia berkata,
“Begitu sulitnya kah mengerti dan memahami apa yang diinginkan dan apa yang tak diinginkan? “
To be continued…..
Monday, March 22, 2010
Salwa Prihantini Alifa

ini Salwa *ketika umurnya masih sekitar ! atau 2 tahun ya? gw lupa.hehe
adik terakhir ku.
Salwa Prihantini Alifa yang berarti sebuah madu ditengah sebuah keprihatinan yang mendera.
lahir 22 November 2007 yang lalu,
sekarang dia lucu sekali.
adikku yang satu ini sumber kebahagiaan kami.
sumber ketenangan dan keceriaan kami.
pelepas penat, peluh dan lelah papah dan ibuku.
penentram hati ku.
dek, tumbuhlah jadi seseorang yang besar.
i love you.
Jalan-jalan lagi..
well... i'm turn to be calm right now...
fiuuuu.....
thanks a lot Godness!
=)
setelah ketemu endah n rhesa untuk pertama kalinya di Salihara kemarin, gw semakin menggila ketika tau EnR akan dateng ke kampus gw kamis 18 Maret yang lalu.
it's so exciting, since after that i have to borrow 10rp from my friend's to go home!!
hahaha
silly..
siapa suruh nekat beli t's seharga 60rp sore itu hanya demi SECOND SIGNATURE!
hahaha
lovely day...
then yesterday, we went out to Jakarta. the city who's never sleep. *kaya tagline sesuatu.
=)
gw. ebi. adiss. ismi
tapi tetep ya, berawal dari hunting foto bangunan, skyscrapers, details,
pada akhirnya lagi-lagi berakhir di sebuah shopping mall terbesar disana (the trio Grand Indonesi, Plaza Indonesia & EX )
yang paling bikin lucu sih, ketika kami menemukan sebuah buku tutorial sketching with coloured pencil and markers di Gramedia.
*gw percaya jika tempat ini adalah sebuah surga buku arsitektur dan desain terbesar dan terlengkap se-asia tenggara. semua bukunya bikin ngiler! buku asing apapun yang lo cari akan bisa dengan mudahnya ditemukan disini.
kalo aja gw dikasih 10 juta. gw rela deh menghabiskan semua itu hanya untuk buku-buku keren itu.huhu*
KAMI TERTAWA.
seharusnya kita kesana beberapa hari sebelum pengumpulan tugas teknik komunikasi arsitektur. karena tekniknya 'semudah itu'
ah.ngeselin emang.
ahaaha
belom lagi buku-buku interior, landscaping, fashion spread (tetep...), shoes design, advertising, damn!
gw selalu cinta tempat ini.
ya. lagi-lagi kalo berjalan-jalan disini gw selalu ga bosen untuk mengamati tiap produk, dan tenant dan yang paling penting.. THE PEOPLES.
sangat berbanding jauh terbalik *saking parahnya* dengan kehidupan yang ada di jembatan busway di luar.
itulah hidup.
jika saya boleh berkata demikian.
moved to ak.'sa.ra,
disana selalu menemukan banyak musik yang menenangkan dan menyenangkan..
*jadi inget... 20 agustus 2009, ak.'sa.ra lah yang pada akhirnya menjodohkan gw dengan my beloved endah n rhesa hihihi
gw menikmati full 1 album (previous) endah N rhesa di ipod mereka sebelum akhirnya gw benar-benar memutuskan buat beli CDnya..
ga cuma itu, ada buku-buku keren *biografi yang gw suka*,
kotak kaleng yang gw taksir!
(kotak kaleng warna shocking pink dengan cover 2 eh 3 anak perempuan kecil yang sedang tersenyum riang. sayang harganya mahal, haduh. 165rb untuk sebuah kotak berukuran 15x20cm)
stuff unik peneman belajar *clipper, pembatas buku, pensil dengan beberapa aroma makanan tertentu.penggaris dengan print floral abstraction, ah. ah. yak ampun..
sama beberapa cd jazz, dvd boy, the trees and the wild, tika n the dissidents, dan masih banyak lagi.
wew banyak sekali yang gw inginkan. hahaha
tapi emang dasarnya shopping mall..
bagian fashion memang paling jadi tujuan semua orang kesini.
the best thing was....
mari kita berkhayal..
"seandainya satu Zara adalah my personal closet... saya tidak akan pernah pusing untuk memakai apa ketika akan pergi kemana pun.hahahahahahahah"
*sepertinya itu juga impian terdalam beberapa perempuan seumuran gw.haha
Then a hard day officially begins….
Monday, March 22, 201011.44 am
Bulan maret ini adalah bulan terbaik dan terburuk yang pernah ada, well.. semua harus disyukuri toh. Tapi, apa yang bisa kalian semua harapkan dari sebuah ketidaktenangan?
….
As I said before..
….
Coba dengar cerita ini..
Ada seorang ayah, yang tentu kita semua tahu bahwa beliau berkewajiban menjaga dan melindungi istri dan anaknya. Membangun dan mendidik keluarga kecilnya.
Jauh di dalam batinnya ia memiliki doa terdalam.
Dan di suatu malam dia berdoa,
Semoga Tuhan mau memberikan dirinya…
- Ketenangan batin dan pikiran agar ia bisa lari dari sebuah ketakutan,
-Perut yang kenyang agar bisa tidur lelap,
-Kesehatan agar dia tetap mampu berjalan, menafkahi keluarganya dan melihat wajah riang istri dan anaknya.
Hanya itu saja yang ia pinta.
-----------------------------------------------------------------------
Oke, gw mengerti sekali maksud dari cerita barusan dan gw mulai merasakan betapa beratnya menjadi orang dewasa.
Meskipun sampai sekarang pun masih sering tidak percaya bahwa umur gw sudah akan 20 tahun pada Oktober ini.
Apa sebenarnya yang akan gw bahas sekarang?
Maret. Ini adalah satu bulan dalam semester awal di tahun 2010 yang akan menjadi bulan yang tidak terlupakan. *mungkin sama derajatnya dengan beberapa bulan lampau di tahun 2009 dimana gw harus survive sendirian setelah ditinggal papah dan ibu, atau beberapa bulan sebelumnya ketika kami harus pindah rumah, atau setahun sebelumnya ketika gw masih berstatus anak SMA, kelas 3 dan masih menjadi anak yang labil dengan penuh ambisi tanpa tujuan yang jelas.
But instead of all that condition, I always giving thanks to God cause akan selalu ada banyak cerita, pemahaman dan pelajaran SETELAH semua itu.
Dan sekarang gw masih mencari, apa yang akan gw pelajari SETELAH INI.
Boleh lah jika semua yang terjadi sekarang, kesemuanya adalah hal yang tak terduga sama sekali dan cenderung OBVIOUSLY UNEXPECTED. Sejujurnya saya takut.
Every little thing that becoming unexpected mostly frightened me.
Saya tidak takut dengan tantangan ataupun cobaan dalam bentuk fisik (nyata), tapi saya lebih takut pada sebuah kekhawatiran berlebih dan kegelapan yang sama sekali tidak terlihat kapan mereka akan datang.
*whispering*
I-a-m-s-c-a-r-e-d
----------
February 28---had a fun Saturday night, enjoying grilled thing (chicken, anyway..) ..with warm ambience of new peoples.
March 1st--- nothing
March 2nd--- nothing
March 3rd--- SK portal, but done with unfinished tasks.
March 4th--- mengerjakan ulang maket portal.
March 5th--- pengumpulan revisi SK portal.
*when I said nothing. seriously, I’m forget about what had happened at that time.
March 6th--- nothing
March 7th--- bekasi, went somewhere with my dad. Ends up with a (really) quality time at Kampung Cina,had some fun. Definitely fun.
March 8th--- nothing
March 9th--- nothing
March 10th--- maket kabel awal.
March 11th--- mengerjakan tekom pensil warna.
March 12th--- tekom, then moved to D (ngurus blanko)
March 13th--- nothing
March 14th--- went to salihara, in gogirl! phenomenon event, meet my beloved Endah N Rhesa for the very first time!! Got a picture, signature, and memories… lovely day.
March 15th--- ngurus blanko, KRS, beli spidol.
March 16th--- libur Hari Raya Nyepi, ngelanjutin finishing maket kabel.
March 17th--- pengumpulan, penilaian, foto session maket kabel.
March 18th--- went to music biz seminar with Rollingstone Indonesia, meet Endah N Rhesa for the second time, got the second signature on my CD and T’s at campuss D Gunadarma. never ever regret!
March 19th--- pengumpulan tekom spidol. ~~
March 20th--- hujan. hujan.hujan. *ambigu ~~~
March 21st--- Museum BI, Thamrin, Grand Indonesia..~~~~
March 22nd--- I can not tell you what surely stay at my head now.. one thing for sure. I WANT TO SCREAM LOUDLY! Either I’m dying right now, nothing can change.~~~~~
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ada satu hal lain yang ingin gw bahas ( ini juga yang baru saja kami diskusikan bertiga *gw, Ismi, Ebi* setelah kelas selesai)
Agar tidak terlalu menyinggung beberapa pihak, gw hanya akan menuliskan secara tersirat.
Yah.
Semoga bisa dimengerti.
“(seharusnya) apa yang tidak harus dikatakan secara umum, di depan banyak orang. bisa ditahan sejenak hingga orang tersebut setidaknya tidak berada di depan kita ketika ucapan yang akan dikatakan keluar secara langsung.
Diam atau tidak bertanya, bukan berarti tidak mengerti dan tidak mengapresiasikan sedikitpun terhadap seseorang yang berbicara.
Kami tidak setuju jika dikatakan tidak menghargai, karena kami sangat menghargai.
Kami tidak setuju ketika dikatakan jauh dari pemikiran seseorang dan cenderung tidak akan pernah bisa mengerti seseorang. Karena kami mengerti. Kami suka. Kami sangat menghargai. Kenapa harus dengan kalimat-kalimat yang (lagi-lagi) cenderung merendahkan.
Jujur kami tidak suka penyampaiannya.
Secara pribadi juga saya tidak setuju, karena saya menghargai apa yang telah diberikan.”
*maaf jika terlalu straight to the point. hanya mengutarakan apa yang ada di hati.
---------
And back to the March,
bismillahirrahmaanirrahiim….
Apapun pelajaran dibalik semua ini, semoga bisa menenangkan hati gw. Semoga masalah apapun bisa selesai dengan baik. Semoga setelah ini Tuhan bisa lebih menguatkan hati dan mental gw. Amin.
Last, I want to scream…
AAARRRGGGGHH!!!!!!!!
picture from http://www.kazuya-akimoto.com/blog14/2006/2007/10/
Thursday, March 18, 2010
endah N rhesa, AGAIN!!
quick post!!!
okey....
i can not stop screaming...
okey....
you guys so damn wonderful to me
okey...
i love you so much!!!!!
*after attending rollingstone music biz at Gunadarma (my campuss anyway)
**tunggu kronologisnya dibalik ini..haha
****whoaaa gw seneng parah
okey....
i can not stop screaming...
okey....
you guys so damn wonderful to me
okey...
i love you so much!!!!!
*after attending rollingstone music biz at Gunadarma (my campuss anyway)
**tunggu kronologisnya dibalik ini..haha
****whoaaa gw seneng parah
Tuesday, March 16, 2010
Seandainya saya dapat memutar waktu_part1

Gw berterima kasih banyak sama Tuhan yang telah memberikan gw kesempatan, memberikan segores memori indah di otak gw, menebar senyuman di wajah gw…
Thanks a lot juga buat Gogirl! dan adiss yang mengajak gw untuk dateng ke acara Gogirl! Phenomenon di Salihara kemarin.
Cerita ini dimulai dengan kerusuhan dan konflik di otak karena gw sama sekali belum tau letak Salihara dimana.
Minggu pagi itu gw berangkat jam 7.15 dari Cibubur, berharap ga telat sampe Depok karena masih harus dress up dulu di kosan dan menaruh beberapa barang *termasuk laptop yang amat sangat berat ini * di kamar. Berhubung adiss bilang, akan ada goodie bag untuk beberapa orang yang dateng paling awal, jadilah gw bersemangat untuk dateng on time..
Hehehe, goodie bag *dengan isi apapun di dalamnya* lovers nih. Maklum ya. Lagian mahasiswa mana yang ga suka sesuatu yang gratisan. Semua juga seneng dikasih hadiah.. termasuk saya… hehe
Cukup dengan setelan rok batik, atasan + cardigan + kerudung abu2, old knitted sling bag coklat dan sepatu karet putih, I’m ready to rock!! Kyahahaahaa..
Yah. Emang sih, untuk ukuran dateng ke acara sesuatu *apalagi acara fashion seperti ini* kali ini gw terbilang amat sangat cuek dan sebodo amat. Karena gw sampe malam sebelum acara masih ragu bakalan dateng gak ke acara ini. Baru pas yakin bisa dateng, mikirlah secepat kilat nyari baju yang ‘aman’ kira2 apa.. ahahaha.
Padahal ya, *sekedar bocoran ni* gw tu selalu well prepared untuk dateng atau pergi ke acara sesuatu yang gw anggap memang harus make sesuatu yang berbeda dari biasanya TANPA HARUS BELI karena gw lebih seneng mengutak-atik sesuatu yang lama jadi sesuatu yang baru. Kalo udah niat, ngejait ala kadarnya untuk ngejadiin selembar bahan jadi kostum yang ok smpe jam 4 pagi pun gw lakonin deh..
Entahlah, mungkin imbas dari keadaan closet gw yang tidak memiliki koleksi baju yang banyak *dan bagusan dikit* khusus buat dateng ke acara apa gitu *juga karena gw ga mungkin beli barang baru*
Jadilah sering berusaha ‘berbuat apapun’ yang penting bisa jadi ide bagus untuk kostum yang akan dipake keesokan harinya. Heehehe.
Hal tergila yang gw lakukan adalah, ketika bulan Agustus 2009 jalan-jalan SENDIRIAN ke Thamrin (Grand Indonesia-Plaza Indonesia-EX)
niat terbesarnya waktu itu mau nonton film CIN[T]A di Blitz Megaplex dan gw memang ga akan mungkin beli kostum hanya untuk pergi kesana. Gw pun mengobrak-abrik lemari, menemukan selembar kain coklat muda ada efek kilaunya dikit-dikit gitu, kayanya lucu kalo iseng gw jadiin atasan. Dan dengan hanya bermodalkan sok tau dan nekat, bentuk pola seadanya, jahit sana sini, dibikin asimetris, sedikit jahitan kerut di kanan kiri, kasih list di lengannya dari sequins warna shocking pink
*tadinya mau dibikin full list tapi keburu ga kuat karena ngantuk jadinya hanya list jarang-jarang gitu*
trus efek unfinished gitu dibawahnya
*padahal memang unfinished dan kainnya pun blom diobras.ahaha*
Jam 4 pagi…..
Voila! Jadilah jahitan ala kadarnya itu membentuk sebuah atasan yang harus dipaduin sama daleman warna crème. Bener2 sederhana, cenderung gembel malahan kalo nyokap gw bilang. Tapi sanggup membuat gw tersenyum puas dan tidur nyenyak karena lega udah punya kostum.ahahahaha.
You’re not gonna believe this, entahlah, apa memang gw nya aja ya yang punya kepercayaan diri terlalu besar tapi gw merasa gw ga takut sama sekali dan dengan pedenya melanglang buana ke seantero Thamrin dengan langkah yang optimis. banget! Seolah gw di-reboost oleh kekuatan atasan do it yourself itu. Ajaib. Sangat ajaib.. haha.
Saya paling kepusingan kalo harus mencari ide kostum, semalaman harus fitting coba sana-sini, apapun di coba. Baju lama nyokap, baju lama saya, bahkan baju adik saya.haha. kalo belum cocok dan bikin tersenyum puas. Saya belom akan bisa tidur nyenyak malam itu….
Ok.. back to the stories…
Bersemangat 45 lah gw berangkat ke daerah Pasar Minggu, yang kalo diitung-itung memang ga jauh dari Depok.
Berbekal sekotak susu coklat buat sarapan dijalan, gw mencoba tenang menaiki angkot 04 jurusan Pasar Minggu-Depok meskipun tau kenyataan kalo gw sama sekali buta dengan daerah Pasar Minggu.
“Pak, tolong ke Jalan Salihara ya” gw berkata demikian ke si abang supir angkot.
“Mmm.. Pasar Minggu kan dek, iya naik aja“ dengan muka rada bingung dia menjawab, dan emang ketauan banget kalo dia sama sekali ga tau dimanakah letak Jalan Salihara.
20 menit kemudian, gw sampe di terminal Pasar minggu. Nyebrang ke arah stasiun. Mulai sms adis, ternyata dia masih jauh banget. Ok. Gw coba bersabar nunggu di depan stasiun, deket pos polisi sambil mata gw celingukan mencari papan nama bertuliskan WARNET.
Pada akhirnya gw ga sabar dan memilih buat nyebrang, trus jalan balik kearah pertigaan *yang kalo di papan ijo penunjuk jalan itu menunjukkan arah Warung Buncit.
Haduh. Mulai deh gelisah, ga tau arah karena pas gw Tanya adis abis dari stasiun harus kearah mana, dia juga ga jelas.
Jadi gw memutuskan, ok. Misah aja deh, kita cari masing-masing, ato gw mencari warnet dulu di sekitar situ baru gw balik lagi . Lagian gw merasa agak tertantang dan penasaran abis dimanakah letak Salihara yang katanya emang ga terlalu jauh dari terminal Pasar minggu.
Sebenernya dari awal insting gw ga percaya kalo jalan kearah pertigaan Warung Buncit tadi adalah arah yang benar, soalnya dari artikel tentang Salihara yang pernah Gogirl! bahas, daerahnya ga seramai itu dan lebih mirip lingkungan perumahan yang cenderung sepi, adem, padat.
Tapi yaudahlah, intinya gw berjalan kearah sana buat mencari WARNET. Karena jujur, ketika buta arah kaya gitu, ga tau letak persisnya, belom liat peta juga, gw merasa sangat buta *definitely BLIND* dan asing.
*disinilah gw merasa kalo gadget seperti Blackberry ato GPS berfungsi sangat penting dan amat dibutuhkan,huhu, tuh kan jadi kepengen. Emang ya, saya amat sangat mencintai internet dan berterima kasih untuk kemajuan teknologi informasi di era saya hidup sekarang.*
Rasanya ga mungkin gw bisa mencapai Salihara sebelum jam 11. Orientasinya kan masih kepengen ngedapetin goodie bag. Hehe..
Jalan terus. Jalan dengan santai tapi tetep waspada, takut juga, soalnya kan gw terlihat ‘mencari’ dan sedikit bingung. Kesempatan bagus kan buat penjahat atau tukang hipnotis mendzalimi gw. Hiiii.. naudzubillah…. Untungnya Allah masih tetep selalu melindungi gw.. MAKASIH YA RABB.. =)
Masih mengedarkan seluruh pandangan ke segala arah di depan, dan terus aja jalan. Kenapa jalan? Karena dengan jalan gw bisa mencermati tiap bangunan dan jalan yang bisa jadi punya kemungkinan kalo yang gw cari ada di situ. Ya coba aja bayangin kalo gw naik angkot terus malahan nyasar lebih jauh lagi ke antah berantah gak jelas juntrungannya.
Pokoknya gw HARUS bisa menemukan warnet.
*tapi ngomong2 kok ya ga keliatan secuil pun sih warnet di sekitar sini, masa iya daerah rame gada warnetnya. Keburu cape juga kan gw jalan.
Ga beberapa lama, gw bersorak kegirangan menyunggingkan senyuman tanda senang. Gw menemukan WARNET 24 jam. Alhamdulillah… berarti gw udah boleh sedikit lega sekarang..
Setelah lima menit browsing, gw mencoba mencerna peta yang dikasih sama google map. Masih agak bingung juga, karena gw sendiri ga tau letak gw sekarang ada dimana. Disitu terlihat Salihara agak deket sama Unas dan Komplek Kehakiman gitu.
Coba nanya mas-mas penjaga warnetnya, dia juga ga tau. Dia cuma ngasih tau kalo Unas ga jauh dari situ, tinggal jalan aja ke depan trus belok kanan.
*anyway, sebelum pencarian warnet ini dilakukan gw udah menerapkan ‘malu bertanya sesat di jalan’ loh.. gw tanya beberapa orang yang gw anggap bisa membantu gw, tapi memang hasilnya nihil karena gw ga menemukan apa yang gw cari. Mereka bahkan ga nyadar kalo di daerah Pasar Minggu ada bangunan Galeri. Makanya gw memilih menyerahkan tugas ini pada mbah Google yang tau banyak hal.
Kalopun ga menemukan tempatnya, option terakhir yang sebenernya berat banget juga kalo harus dilakuin, maklum. Sekali lagi. Saya Cuma mahasiswa yang masih mengandalkan uang saku dari orang tua yang ga seberapa adalah TAKSI. Tapi lama-lama lingkungan yang baru saja gw lewati ini menguatkan insting gw kalo sepertinya gw udah ga terlalu jauh dari Salihara.
Gw pun keluar, ngeliat sebuah mini market, memilih masuk kesana membeli sebotol minuman dan tisu.
Ternyata adis sms, dia udah sampe. Dan menanyakan letak keberadan gw.
Well.. disini lah kerepotan dan kekonyolan itu berujung.
Adis gw kasih tau kemana dia harus jalan sampe titik gw berdiri sekarang. Tapi dia masih kebingungan juga. Gw kasih tau semua angkot yang bakalan ngelewatin jalan di depan gw. Metromini 75, angkot 16, 61, 64 dan taksi.
Masih sibuk dengan smsan, gw berdiri di deket shelter di depan Gelanggang Remaja Pasar Minggu.
Berhubung ini juga hari Minggu, dan pada hari minggu saya kesasar di daerah Pasar Minggu lalu lintasnya rame banget, sumpek, panas dan macet.
Jreng…
Jreng…
Jreng…
Jrejeeeng…………………
Pandangan gw lurus ke jalan di depan gw *gw ada di depan pertigaan* meliht sebuah papan kecil nama jalan. Disitu tertulis, Jl. Salihara oh my God…….
Dan bener aja, waktu mata gw ngeliat lebih jauh ke depan, gw melihat baangunan yang cukup familiar di ingatan gw. Gw percaya. MEMANG ITU SALIHARA. Gw berhasil.
b-e-r-h-a-s-i-l
ahahahahahahahahahahahahahaahahaha
konyol………
Jarak dari warnet yang tadi ke sebuah minimarket trus nyebrang ke depan Gelanggang remaja tempat gw nunggu itu ga sampe 200m.
Deket.
Banget.
Hahahahaha….
Kalo tadi gw jadi memutuskan naik taksi, gw bisa diketawain sama supirnya deh.. dikira ngeledek dia, Cuma pengen bayar biaya argo pertama. Kyahahaha..
Ga lama, Adis sampe juga di depan Salihara, lewat arah yang berlawanan dari arah gw dateng.
*untuk kronologis bagaimana adis bisa sampe dengan cara yang beda, baca aja postingannya di blog dia. disimplivity.blogspot.com *
Pada akhirnya kami menemukan Salihara dengan cara kami masing-masing
Ketawa heran karena sama2 milih arah yang pada awalnya kita anggap salah, tapi taunya menuntun kita kearah yang kita cari…
Hhe. Dasar, seru juga petualangan pagi itu.
Meskipun akhirnya kami sampe jam setengah 11, *gw udah pasrah kalo ga kebagian goodie bag* taunya acara masih sepi.
Dan, Alhamdulillah….
Kami masih kebagian goodie bag.
=D
Fiuuuuu….. terbayar puas sudah, abis kelimpungan melakukan pencarian yang terbilang susah-susah gampang itu.
Senang, tenang….
-----------------------------------------------------------------------------------------
Sudah dulu ya cerita kali ini,
wait for my next post about the chronological of this SHOW, the CROWD and THE MOST WANTED GUEST STAR…
thanks ;p
*berikut juga ada beberapa foto yang bisa dibahas dari segi arsitektural.
menurut gw. sedari awal gw tau Salihara, bentukan bangunannya ok banget!
seperti yang gw suka,
lengkung, lingkaran cenderung oval sih, terbuat dari beton tanpa cat finishing di keseluruhan bangunan, permainan ornamen dari acian beton + semen sebagai sun shading dan 'tempat persembunyian' ac outdoor, rooftops-nya yang cozy, dan identitas jelasnya sebagai bangunan berkonsep.
it's absolutely cool..
*apalagi kalo malem..*
dan pada akhirnya kesampean juga melihat langsung kesini.. ;p
Monday, March 15, 2010
Today was great!!!!!!!!!!

Sunday, March 14, 2010
Sedari semalam gw dan adissa memutuskan untuk dateng ke acara Gogirl! Phenomenon di Salihara
Dan meskipun kami ga tau tempat ituh sebenernya ada dimana tapi pada akhirnya kita berangkat juga. Dan tiba disana.
Dan dengan cara terpisah.
Ajaib.
Hari ini gila, gw seneng abis. Gw sukaa abis, gw cinta abisssss sama Endah N Rhesa. Sumpah ya, mereka berdua gila.keren parah. Gw semakin sayang sama merekaaa.
Love you both…
Berhubung saya ngantuk *semalam pun hitungannya cuma tidur sekitar 2 jam, disambung satu jam. Total 3 jam sampe detik ini. 11.41pm.Lanjut besok yaa ceritanya.. =D
Friday, March 12, 2010
Wednesday, March 10, 2010
bodoh
Tuesday, March 9, 2010
mencari komunitas, susah juga..

hhhmmmh....
nyari komunitasnya susah juga ya, gimana mo gabungnya juga nanti?
ckckck..
padahal udah semangat, tapi halangan slalu mengintai hihihi
*tapi sebenernya emang gue ga punya waktu luang yang banyak juga sih untuk sekarang2 ini.
;p
yaudah lah, MASIH SEMANGAT!
disini, ada info gitu tentang kawasan konservasi. khususnya hutan, ENJOY!
kawasan konservasi
Berdasarkan ketentuan Undang-undang No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan kita mengenal mengenai hutan dan klasifikasinya, sebagai berikut :
Kawasan hutan adalah wilayah tertentu yang ditunjuk dan atau ditetapkan oleh Pemerintah untuk dipertahankan keberadaannya sebagai hutan tetap. Pemerintah menetapkan hutan berdasarkan fungsi pokok atas :
1. Hutan konservasi
2. hutan lindung, dan
3. hutan produksi
Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. terdiri dari :
1.
kawasan hutan suaka alam adalah hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok sebagai sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya, yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan,
.
2.
kawasan hutan pelestarian alam adalah hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, dan
3.
taman buru adalah kawasan hutan yang ditetapkan sebagai tempat wisata berburu.
Sedang dalam ketentuan Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumberdaya Alama Hayati dan Ekosistemnya, kita mengenal mengenai kawasan konservasi dan klasifikasinya sebagai berikut :
Kawasan Suaka Alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan, yang mencakup :
1.
Kawasan cagar alam adalah kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.
2.
Kawasan suaka margasatwa adalah kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.
Kawasan Pelestarian Alam adalah kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di daratan maupun diperairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan secara lestari sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya, yang mencakup :
1.
Kawasan taman nasional adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk keperluan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi.
2.
Kawasan taman wisata alam adalah kawasan pelestarian alam dengan tujuan utama untuk dimanfaatkan bagi kepentingan pariwisata dan rekreasi alam.
3.
Kawasan taman hutan raya adalah kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau bukan alami, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi.
trus ada juga
Monday, March 8, 2010
Saturday, March 6, 2010
michael jantzen


Michael Jantzen’s Sun Rays Pavilion Leans Towards Sustainability
by Bridgette Meinhold, 08/04/09
sun rays pavilion, solar pavilion, michael jantzen, renewable energy, solar power, architecture
Internationally acclaimed designer Michael Jantzen continues to wow us with his architectural and renewable energy wonders. His newest brainchild, the Sun Rays Pavilion, consists of 12 massive columns that rise out of the earth like giant crystals reaching for the sun. Appropriate, because the acutely slanted building relies on the sun’s rays alone for power. Jantzen has many other designs for renewable energy pavilions, like his Wind Shaped Kinetic Pavilion or his Solar Wind Pavilion. This latest design is outfitted with photovoltaic film to generate electricity in order to power the pavilion and sell any excess to the grid.
sun rays pavilion, solar pavilion, michael jantzen, renewable energy, solar power, architecture
At the top of the structure, the square ends of the pavilion are covered in photovoltaic film in order to generate electricity. The south facing roofs are angled in such a way to optimize energy generation for the site. Each glazed area is 20 by 26 feet and is also partially transparent, which allows light to filter down into the structure providing some daylight for the people inside. Any excess energy generated not needed by the pavilion will be sent to the grid. On the north side of the structure at the ground level, there are 5 large glass sections with doors that will ventilate the structure.
The pavilion will be approximately 150 feet tall, 250 feet long, and 130 feet wide and constructed from precast concrete rectangular columns. As with all Jantzen creations, symbolism and art play heavy roles in the design of structure and the columns are meant to represent the rays of the sun.
+ Michael Jantzen
sebuah asa

RATIH WULANDARI RAHMANTI
Original : May 7th 2007 07.21 am
Rewrite : Dec 29th 2007 09.29 pm, June 7th 2009 11.42 am
Now, March 5th 2010 12.53 pm
Menginginkan semua keinginan dan harapannya tercapai, selalu percaya dan optimis kalau suatu saat nanti, segalanya akan berjalan dengan baik dan sukses. Yakin bahwa di setiap kesulitan, ada kemudahan dan juga di setiap yang berlebihan dan ketidakbersyukuran akan menjadi petaka untuk dirinya.
Di suatu saat di dunia…
Ketika masa kecil terlewati, ketika masa lalu sudah ditinggalkan dan menjadi pesan kehidupan.
Ia bangkit dan tegar membuat kemajuan dalam hidupnya dan juga hidup orang-orang terbaik dan tersayang di sekitarnya.
Ketika mendung kembali cerah, ketika cahaya-cahaya indah tanpa kegelapan dan kemunafikan datang menyapa dan menemani, semua mimpi itu ia coba kabulkan dengan penuh angan. Segalanya yang sudah menjadi tujuan hidupnya berjalan dengan indah dan menggembirakan.
Saat-saat sulit dilewati dengan penuh kesabaran serta tawakal, sampai pad akhirnya semua itu terlalui dlam hamparan suci penuh tanggung jawab dan keikhlasan.
Walaupun hujan turun dengan derasnya membasahi bumi, mendinginkan aura menyengat matahari, ia tetap berkemauan keras, berkonsentrasi atas apa yang mesti ia lakukan.
Sepi..
Sunyi..
Perlahan lenyap ditelan kegalauan hatinya, meskipun nampak bingung dan juga takjub akan makna hidup. Ia terus berjalan lurus ke depan. Menjalani segala bentuk ujian, halangan dan nikmat dari Tuhan.
Agar kelak,
Ia dapat tersenyum bangga dengan penuh suka cita atas apa yang telah disyukurinya selama ini.
Karena hidup dalah tantangan dan tanggung jawab.
Karena hidup ini adalah penjelas antara putih, hitam dan abu-abu.
Refleksi sebenar-benarnya hidup ini.
Some good words….
• Perasaan cinta adalah frekuensi tertinggi yang bisa anda pancarkan. Semakin besar cinta yang anda pancarkan, semakin besar kekuatan yang anda pergunakan..
• Untuk mengetahui apa yang anda pikirkan, tanyakan bagaimana perasaan anda kepada diri sendiri. Emosi adalah alat berharga yang mengatakan apa yang kita pikirkan.
• Pikiran yang sedang anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depa anda. Apa yang paling anda pikirkan atau fokuskan, akan muncul sebagai hidup anda.
• Saat ini saya begitu bahagia dan bersyukur bahwa saya ( isi sendiri dengan keinginan masing-masing) dikelilingi orang-orangyang menyenangkan dan sayang pada diri saya. Ditambah dengan kesukaan & kecintaan saya terhadap seni, warna, garis, huruf dan cipta..
• Bersyukur setiap hari adalah satu syarat untuk mendatangkan kekayaan. Wallace Wattles.
• PERCAYA. Percaya bahwa apa yang anda minta sudah menjadi milik anda. Miliki apa yang saya sebut sebagai iman yang teguh. Percaya pada apa yang tidak kasat mata.
• Kabar gembiranya adalah pada saat anda memutuskan apa yang anda ketahui lebih penting daripada ajaran keyakinan anda, anda telah memindahkan roda gigi dalam pencarian kelimpahan. Sukses datang dari dalam bukan dari luar.
Ralph Waldo Emerson
• Memberikan uang akan mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup anda. Ketika anda bermurah hati dengan uang, dan merasa senang untuk berbagi orang lain sebenarnya anda berkata, “ Saya punya banyak uang”
• Perlakukan diri dengan cinta dan hormat, maka anda akan menarik orang-orang yang menunjukkan cinta dan hormat kepada anda.
• Untuk mengetahui apa yang anda pikirkan, tanyakan bagaimana perasaan anda kepada diri sendiri. Emosi adalah alat berharga yang mengatakan apa yang kita pikirkan.
• Pikiran yang sedang anda pikirkan saat ini sedang menciptakan kehidupan masa depa anda. Apa yang paling anda pikirkan atau fokuskan, akan muncul sebagai hidup anda.
• Saat ini saya begitu bahagia dan bersyukur bahwa saya ( isi sendiri dengan keinginan masing-masing) dikelilingi orang-orangyang menyenangkan dan sayang pada diri saya. Ditambah dengan kesukaan & kecintaan saya terhadap seni, warna, garis, huruf dan cipta..
• Bersyukur setiap hari adalah satu syarat untuk mendatangkan kekayaan. Wallace Wattles.
• PERCAYA. Percaya bahwa apa yang anda minta sudah menjadi milik anda. Miliki apa yang saya sebut sebagai iman yang teguh. Percaya pada apa yang tidak kasat mata.
• Kabar gembiranya adalah pada saat anda memutuskan apa yang anda ketahui lebih penting daripada ajaran keyakinan anda, anda telah memindahkan roda gigi dalam pencarian kelimpahan. Sukses datang dari dalam bukan dari luar.
Ralph Waldo Emerson
• Memberikan uang akan mendatangkan lebih banyak uang ke dalam hidup anda. Ketika anda bermurah hati dengan uang, dan merasa senang untuk berbagi orang lain sebenarnya anda berkata, “ Saya punya banyak uang”
• Perlakukan diri dengan cinta dan hormat, maka anda akan menarik orang-orang yang menunjukkan cinta dan hormat kepada anda.
Wanna share a lot about my memories with my beloved grandpa..

Letter to you, Grandpa..
Well.. my beloved humble grandpa, Mbah Wodho passed away on May 31st 2009 02.03 pm..
Itu berarti udah hampir mau setaunan mbah, 2 bulan lagi. Aku masih terus mendoakan semoga mbah tenang di alam sana, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.
Semoga mbah disayang Allah..
Wulan sayaang banget sama mbah….
Ngga nyangka banget, ketika lebaran kemarin kami pulang , dan aku gak menemukan mbah yang sedang duduk manis di beranda . yang ada kosong, sepi.
*Mbah Yati yang kini hanya tinggal sendiri, seringkali merasakan kesepian yang luar biasa asing.. beliau pun menumpahkan semua kesedihannya padaku. Sampai merasa tidak ingin ditinggalkan cucunya, ketika aku akan kembali pulang ke bogor.
Ngga nyangka juga, lebaran 2008 yang lalu, waktu kita ngadain acara syukuran di rumah mbah, waktu mbah nanyain apa beneran rumah kami udah pindah bukan di tempat yang dulu lagi (dan aku malah mengalihkan pembicaraan karena ga mau bikin mbah sedih), waktu mbah ngingetin aku buat makan siang (karena memang gw sering menunda makan =p), waktu mbah nyelimutin aku yang udah ketiduran di depan tivi, waktu mbah milih buat tidur diluar dan sempet ngobrol sebentar sama aku…
Itu semua adalah momen terakhir ya, mbah……
These are our memories, grandpa.
This is my letter to you…
Inget ngga mbah sama cerita-cerita dibawah ini, kuharap mbah ikut senyam-senyum disana mengingat cerita-cerita ini yang akan selalu jadi kenangan manis buat kuingat. Hihi..
Enjoy the stories……
=)
1.Wulan paling inget ketika kita semua mau lebaran kupatan. Atau mungkin karena keluarga kita terbiasa lebaran dengan ketupat.
*di Pati pas lebaran kita ngga akan menemukan ketupat, karena ada waktunya sendiri namanyaLebaran Kupatan biasanya sih seminggu setelah 1 Syawal.
Tradisinya emang begitu..
Mbah pasti akan dengan cekatan dan senang hati, bersemangat bikin kulit ketupat, menganyam janur. Dengan banyak jenis model ketupat yang bagus-bagus, mbah bikin bentuk kotak, belah ketupat biasa, ketupat satu, ketupat kecil dan masih banyak lagi saking banyaknya.
Mbah juga slalu ngebikinin kita semua (aku, leli, lela, dan semua sepupu) burung kecil dari anyaman janur + tulang daun kelapa yang menurutku itu hadiah mungil yang indah. Soalnya susah banget buatnya..
Leli Lela suka banget, apalagi Bagas sama Ika. Kalo udah nerim burung-burungan tadi, kita mereka yang kegirangan langsung kabur gitu aja, pura-pura ikutan terbang kaya burung. Malah kadang rebutan pengen dibikinin lagi.haahaahahaaa..
Sayang ya mbah, dek Salwa belom sempet nerima kado burung mungil itu di setiap lebaran menjelang…
2.Wulan juga inget, hehe. Lucu kalo diinget lagi. Waktu kita mau ke pasar, waktu itu kan aku nyoba buat ngeboncengin mbah Wodho. *soalnya ngga tega juga kan kalo aku (yang berat ini) diboncengin mbah.
Ceritanya dijalan kan sambil ngobrol, tapi waktu itu ada polisi tidur. Mbah jadinya loncat, turun sementara aku ngga nyadar kalo mbah udah ngga ada di belakang aku. Malahan ketinggalan di belakang. Pantesan.. kok jadi sepia mat, enteng lagi sepedanya.. hehehehe
Malu kalo inget, tega euy ninggalin mbah. Untungnya langsung nyadar, pas nengok ke belakang ngga ada orang.. hehe. Maaf ya, mbah…
3.Terakhir kita ngobrol , waktu mbah nanya kalo keluarga kami pindah rumah. Mbah nyuruh aku buat rajin belajar, makin pinter, sholehah, dan aku cuma bisa ngangguk-ngangguk aja sambil diem.
Waktu itu, badan mbah kurus banget, nafasnya udah kedengeran sesak, suaranya jadi parau, tatapan matanya juga melemah..
*then I couldn’t imagine if that was a sign.
Aku justru berusaha menghindar dari pertanyaan itu, mengalihkan pembicaraan. Dan mencoba biar ga nangis, karena kalo kaya gitu justru hanya akan bikin mbah sedih.
Maaf ya, mbah…
4.Aku inget, setiap kami mau pulang lgi ke Bogor. Mbah selalu ga absen ngasih uang jajan dengan jumlah yang gak lebih dari 20 ribu rupiah, bahkan pernah juga skitar 8 ribu..
Aku.. ngga tega ngambilnya, mbah. Bukannya aku meremehkan jumlah uangnya, tapi justru aku merasa aku ngga enak hati, kalopun ngga diambil malah ngga sopan. Miris rasanya… karena seharusnya aku yang ngasih, bukan mbah..
Sebenernya mbak ga menginginkan mbah ngasih uang jajanseberapa besar atau kecil, yang aku pengen hanyalah mbah tetep terus menyayangi kami.. aku, ibu, papah, leli, lela dan dek salwa.
Aku sangat menghargai ketulusan dan keikhlasan mbah.. aku ngerti segimana besarnya mbah menyayangi kami..
Dan aku pun sangat menghormati mbah Wodho.
5.Kalo lagi panen mangga, pasti aku yang di kasih paling banyak.hehehe
Dengan repotnya mbah metikin mangga dan ngumpulin semua itu demi cucu tersayang..
Jadi kangen ih..
6.MIE INSTAN dan JAM MAKAN ONTIME.
Mbah paling hafal, kalo aku emang rada susah (dan ngeselin) disuruh makan. Harus disogok pake mie instan, pake nasi dan 15 menit dari jam seharusnya. Ngasih waktu biar Wulan tetep mau makan tanpa ngerasa dipaksa.
Mbah inget jadwalnya, mbah slalu ngingetin aku, alesannya supaya jangan sakit. (meski sering bandel juga)
Um.. sekarang kalo aku ke Pati, yang cerewet jadi mbah Yati. Menggantikan peran mbah..
7.Aku inget raut sumringah wajah mbah di saat lebaran terakhir kemarin itu.
Sewaktu kita ngadain kumpulan keluarga Trah Mitosaelan (bener kan ya?) sekalian syukuran sunatan Bagas.
Wajah mbah tuh keliatan ceraah, ceria banget.. seneng aku liatnya… =)
8.Sewaktu dulu mbah suka perang mulut sama mbah Yati, aku sedih ngeliatnya..
Rasanya ikutan sakit, karena masalah kecil jadi cek-cok begitu. Tapi emang sih berantemnya selalu ngga di depan aku, sering kedengeran dari jauh dan bikin aku takut.
Tapi sekarang udah ngga lagi, kan ya..
mbah Yati malahan kesepian banget setelah ditinggal mbah Wodho…
rumah jadi begitu sepi dan kosong, yang aku liat seolah kehampaan menyelimuti…
tapi mbah tenang aja, aku tau kok sekarang mbah Yati udah bisa semangat menjalani rutinitas tiap harinya. Dan pastinya kami ngga pernah absen mengirimkan doa buat mbah…
we’ll always missing you, so much………
9.Kalo diinget-inget, kita pernah jalan berdua ngga ya, mbah? Sebelum yang ke pasar itu. Iya pernah deh..
Yang jelas, kalo di jalan ketemu sama tetangga *dan kayanya ini tuh waktu masih esde deh* dengan bangganya mbah memperkenalkan aku. Wulan, cucu dari anak perempuan pertamanya.
( Ibuku anak kedua, anak pertama laki-laki, pakdeku. Pakde Harso. Lalu anak ketiga laki-laki, om Jamad, baru perempuan lagi, bulik Wakini)
“ Inggih, niki Wulan putrine Ros “ *beliau menjawab dengan mata yang berbinar-binar riang jika ada yang bertanya siapa anak manis yang digandengnya. hihi
Ah.. aku ngga akan pernah bisa melupakan tatapan hangat mata mbahku ini..
Dan aku pun hanya bisa tersenyum, cengar-cengir manis (huek.haahaaha) ke arah orang yang menyapa mbah, berasa bangga dan seneng juga.
Betapa aku dapat mengartikan bahwa mbah merasa begitu senangnya dianugerahi Tuhan cucu-cucu yang sebaik dan selucu-lucu kami. Itulah yang kutangkap dari pancaran mata mbah di setiap harinya…
Bersyukur banget di tiap harinya, mbah…
Kita sama-sama saling memiliki.
Makasih banyak ya Allah..
Yaa… begitulah sedikit kenangan manis yang masih terekam di memori otakku, berbahagia bertemu keluarga sayang di tiap momen lebaran. Menikmati setiap kebersamaan yang tercipta.
Mbah, aku dan semuanya begitu menyayangi mbah Wodho..
Kami akan selalu mengingat dan mendoakan……
Wulan sayang Mbah Wodho.
March 6th 2010 2.50 pm
Friday, March 5, 2010
……….CINTA YANG AGUNG……….
Cinta yang agung adalah ketika kamu menitikkan air mata dan masih peduli terhadapnya. Adalah ketika dia tidak mempedulikanmu dan kamu masih menunggunya dengan setia. Adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kamu masih bisa tersenyum. Apabila cinta tidak berhasil, bebaskan dirimu. Biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi. Ingatlah bahwa kamu mungkin menemukan cinta dari kehilangannya. Tapi ketika cinta itu mati, kamu tidak perlu mati bersamanya. Akan tiba saatnya dimana kamu harus berhenti mencintai seseorang bukan karena orang itu berhenti mencintai. Melainkan karena kita menyadari bahwa orang itu akan lebih bahagia apabila kita melepaskannya….
Original : March 7th 2006 6.39 am
Rewrite : Nov 6th 2007 7.16 pm, June 7th 2009 9.41 pm
Now : March 5th 2010 12.34 pm
*sepertinya gw menemukan tulisan ini disalah satu artikel majalah sekolah (waktu SMA) cuma lupaa..
Original : March 7th 2006 6.39 am
Rewrite : Nov 6th 2007 7.16 pm, June 7th 2009 9.41 pm
Now : March 5th 2010 12.34 pm
*sepertinya gw menemukan tulisan ini disalah satu artikel majalah sekolah (waktu SMA) cuma lupaa..
Jawaban.
Bagaimana menilai kebaikan hati orang lain?
Bagaimana caranya memaafkan orang yang telah berbuat jahat (bahkan SANGAT jahat) dengan kita?
*susah memang jika pada dasarnya berhati tidak tegaan..
Okelah gw akan bercerita,
Saya telah mencoba melupakan dan memaafkan, yang saya harap hanyalah balasan pahala dari Tuhan.
Ketika diri lo dirusak segala pengharapan dan angan-angan terdalamnya, oleh seseorang yang bahkan tidak menyadari bahwa dia telah berbuat sedemikian jahatnya ke diri lo? Then what would you do?
Sampai merasa betapa tololnya diri lo menangisi kebodohan yang terjadi….
*never mind, I’ll stop to tell you the stories. Sorry anyway..
Mungkin yang bisa gw katakan disini, GW TELAH MEMAAFKAN DAN MELUPAKAN, tapi gw masih tidak bisa. Dan ngga akan pernah berani lagi berharap apapun. pada siapapun.
Seandainya saya mampu pun, saya ngga akan pernah mau melakukan itu.
Lagipula apa untungnya sebuah kebaikan dan siraman air dingin ke dalam kolam kosong yang sam sekali ngga sadar kalo sebenernya air telah perlahan-lahan bocor dan menghilang dari pandangan.
Lets say kalo kolam itu hanya bisa terbengong-bengong menjalani hidupnya..
(ahahaha, gw dendam banget sepertinya)
Ngga lah, buat apa. Gw dengan jelas akan berkata disini bahwa gw telah melupakan dan memaafkan.
Titik.
Toh saya punya kehidupan yang lebih baik sekarang.
Bagaimana caranya memaafkan orang yang telah berbuat jahat (bahkan SANGAT jahat) dengan kita?
*susah memang jika pada dasarnya berhati tidak tegaan..
Okelah gw akan bercerita,
Saya telah mencoba melupakan dan memaafkan, yang saya harap hanyalah balasan pahala dari Tuhan.
Ketika diri lo dirusak segala pengharapan dan angan-angan terdalamnya, oleh seseorang yang bahkan tidak menyadari bahwa dia telah berbuat sedemikian jahatnya ke diri lo? Then what would you do?
Sampai merasa betapa tololnya diri lo menangisi kebodohan yang terjadi….
*never mind, I’ll stop to tell you the stories. Sorry anyway..
Mungkin yang bisa gw katakan disini, GW TELAH MEMAAFKAN DAN MELUPAKAN, tapi gw masih tidak bisa. Dan ngga akan pernah berani lagi berharap apapun. pada siapapun.
Seandainya saya mampu pun, saya ngga akan pernah mau melakukan itu.
Lagipula apa untungnya sebuah kebaikan dan siraman air dingin ke dalam kolam kosong yang sam sekali ngga sadar kalo sebenernya air telah perlahan-lahan bocor dan menghilang dari pandangan.
Lets say kalo kolam itu hanya bisa terbengong-bengong menjalani hidupnya..
(ahahaha, gw dendam banget sepertinya)
Ngga lah, buat apa. Gw dengan jelas akan berkata disini bahwa gw telah melupakan dan memaafkan.
Titik.
Toh saya punya kehidupan yang lebih baik sekarang.
Ask for this!

4 March 2010
9.52 am
Kenapa gw selalu ngga bisa me-manage emosi dengan baik dan benar?
Kenapa gw teramat sangat mudah meneteskan air mata?
Dan kenapa juga gw masih aja bersikap ceroboh dan kasar?
Dimanakah letak sifat keibuan dan kelembutan yang seharusnya gw miliki?
Kenapa orang lain bisa, dan gw ngga?
Kenapa?
Kenapa?
Kenapa?
Kenapa?
Kenapa?
Kenapa?
Jutaan pertanyaan mengapa, kenapa selalu melingkupi otak gw. Bukan karena ketidakbersyukuran gw atas segala sesuatu yang Tuhan telah berikan ke dalam hidup gw. Tapi sesungguhnya gw hanya mencari jawaban yang masuk akal atas pertanyaan – pertanyaan tadi.
Ketika gw berhasil menemukan potongan puzzle yang hilang, ketika gw berhasil menemukan berbagai jawaban atas pertanyaan yang diri gw sendiri berikan, ketika gw merangkai alasan yang lebih masuk akal dan mudah diterima (oleh diri gw khususnya), itulah esensi yang gw inginkan. Pemikiran positif yang selalu gw coba sesakkan ke dalam otak di setiap harinya, yang (berharap) bisa memberikan efek kelegaan yang luar biasa dibalik setiap kekhawatiran yang gw rasakan. Setiap waktu.
MENCOBA. Artinya, kadang berhasil tapi terkadang juga malah gagal serusak-rusaknya. Kita ngga akan pernah tau bagaimana rasanya sebuah kesakitn jika kita seumur hidup belum pernah jatuh tersandung kerikil atau bahkan tersayat ketika bermain-main dengan silet.
Well… ngga selalu harus mencoba segala sesuatu yang buruk dulu sebelum akhirnya ‘tertampar’ karena menyadari bahwa selama ini kita merasa belum terbangun dari sebuah ketidaksadaran diri.
Cukup perhatikan orang – orang yang berada di sekeliling kita. Apa yang mereka rasakan ketika merasa senang atau bahkan sedih, perasaan itu akan tertular dengan sendirinya ke dalam diri kita.
Dari situ, rekaman yang telah disimpan dalam ingatan kita akan berputar ulang kembali.
Kita akan bisa merefleksikan apa yang terasa. Proyektor rasa.
Belajar memahami dan menajamkan perasaan ke dalam berbagai hal yang berbau sosial yang justru banyak hadir tepat di depan mata kita tanpa disadari.
Then just try it first..
And think.
Banyak yang berkata pada diri gw,
“ just go with the flow… ”
“ take it easy “
“ Tih.. don’t get too stuck with something which really does HURT you in every single day…”
Gw jadi lucu sendiri, kok kayanya ribet banget hidup gw.. hahaaha….
Tapi itulah,
Tinggal gimana caranya kita menyikapinya aja.
Bersyukur, being positive (act and minds),
Smile! =)
Bersyukur….banget, dikelilingi lingkaran pertemanan yang semuanya (yes, it is.. I said ALL OF IT) begitu menyenangkan. Memiliki jutaan cerita dan tawa yang bisa dibagi di setiap harinya, bahkan berbagi tangisan jika memang sedang dalam keadaan yang kurang mengenakkan.
Bersyukur dikasih Tuhan orang-orang seperti mereka,
Keluarga, sahabat, teman.
Kekayaan hidup yang tidak akan pernah habis, yang akan memberikan setiap pengalaman yang bermacam jenisnya.
Kekayaan hidup yang akan membuat kita merasa terberkahi dalam setiap hembusan nafas, karena telah dilahirkan ke dunia ini menyesapi segala rasa dan pelajaran yang berarti.
Seperti proyektor rasa yang gw coba simpulkan tadi,
Orang – orang yang berada di sekeliling gw menebarkan tawa dan suka citanya tanpa pamrih ke dalam setiap waktu. Mereka menginginkan sebuah kenangan dan ingatan tentang bagaimana rasanya membahagiakan orang lain dan ikut berbahagia atas kebahagiaan orang lain.
Gw pun tertular.
=)
Hummer @ monday morning

Cibubur, 2 March 2010
1.10 am
Hahaha..
Mungkin inilah saat dimulainya saya terlalu asyik dengan halaman blog ini, mumpung masih anget-angetnya sih, toh memang gada salahnya mengisi waktu luang kan.. (hellow, ini jam 1, waktu luang,haa?) yasudahlah.biarkan saja,
Anyway, senin tadi dimulai dengan agak ricuh dan emosional. Yah, inilah kekurangan terbesar gue, paling mudah terbakar emosi dn sangat tidak bisa me-manage kemarahan. Okelah keluarnya bukan marah dan ngamuk-ngamuk kesetanan, tapi justru meluap-luap di dalem batin aja. Nyesek. Huh.
Tapi thank God, menjelang siang gw rada baikan, being friendly to everyone is just a kind of improving yourself,huh? Semua yang melihat gue bermuka hepi juga lebih seneng daripada liat muka yang ditekuk kaya guling yang dipaksain jadi bantal.. hehe
Oya, tadi pagi gue kesiangan gara2 tali sepatu yang kemarin dicuci ilang sebelah *ceroboh* dan baru berangkat dari cibubur jam 7, yaahh.. biasalah, rutinitas senin pagi di tol cibubur padetnya kaya apa. Udah ga kaget lagi gue.. tiap senin harus struggling brangkat pagian biar seenggaknya kalopun kena macet juga ga panas-panas amat gitu..
Tapi tadi bisa dibilang cukup lancar, ga separah senin yang kmaren.
Di tol, kerjaan gw kalo ga ‘milihin’ mobil-mobil keren, ya ngeliatin ekspresi para penumpang didalemnya yang beraneka bentuk wajah, ekspresi dan tingkah. Tapi tadi pagi entahlah kenapa muka semua yang di tol pada hepi, gada yang kusut *kaya gw.hehe* jadi males deh ngelakuin rutinitas yang ini, trus..
‘milih’ mobil keren ah…. *dasar norak… ahaahaha. biarin.ngehibur diri, daripada ga jelas bengong kaya sapi. Tau-tau, angkot yang gw tumpangi menyalip sebuah Hummer *aduh gw lupa tipe yg mana* yang jelas gw pernah liat tu mobil di MTV, keren. Garang. Gede gila. Kinclong. Pas mata gw turun pengen tau asal-usul kapan tepatnya mobil itu dibeli……
weits! Ajib banget, 02-15
artinya, mobil itu baru dibeli *dan plat nomornya dibikin Februari, masa berlakunya 5 taun sampe 2015. Dan itu berarti…. Mobilnya masih baru banget!!
Ckckckckckckckk..
Baru dibeli Februari 2010, sekarang aja bru tanggal 2 Maret.
Huidihhh..
hahahahahaa... ga penting banget nih postingan gw.hehe
Tuesday, March 2, 2010
honestly,
ini adalah sebuah cerita. cerita yang harusnya tak usah kembali terulang, well..
sampe detik ini pun gw gakan bisa kembali bertahan dengan harapan-harapan kosong.
sebuah akhir dari cerita...
Share
Saturday, December 19, 2009 at 2:23pm | Edit Note | Delete
skenario - skenario kecil nan indah yang telah kubuat ternyata sekedar jadi onggokan berkas lusuh yang gak pernah ter-realisasikan
ini bukan penyesalan. karena ini hanya sekedar pengingat sejenak
segala yang telah diperbuat
apa saja yang kini dicari, tak luput dari kungkungan masa
ya
masa yang begitu singkat namun terasa panjang dan tak terselesaikan
masa itu mengambil semua pilu
melesakkan tiap butir haru nya ke dalam apa yang mereka sebut kenangan
nothing else can say..
putaran roda semakin melaju cepat..
terus dan terus...
dan tak akan menengok ke hulu.
aku mau maju ke depan
*CHEERING!
^^
yeyy...
just like what I said, "BIAR TUHAN YANG MENGATUR SEMUANYA!"
Monday, March 1, 2010
SAYA ADALAH ANAK ARSITEKTUR

1. saya menjadikan liburan saya sebagai waktu hibernasi
2. saya terbiasa tidur jam 1 malam keatas
3. saya tidak tersinggung jika diledek zombie hidup yang tidak tidur 36 jam lebih
4. saya memecahkan rekor tidur 15jam nonstop saat liburan bahkan 23 jam juga pernah
5. saya merasa kurang eksis diantara mahasiswa lain se-universitas
6. saya tidak hafal acara tivi bahkan jarang nonton berita
7. saya super semangat jika ada orang yg mengajak cabut di jam kosong, have fun
8. saya selalu ke koridor buku arsitektur di gramedia dan ak’sa’ra dan menelannya dengan lahap
9. saya merasa kaya karena saya bisa membeli banyak barang mahal
10. saya senang menulis dengan drawing pen
11. saya punya stuff lengkap untuk membuat karya. bahkan crayon waktu saya esde.
12. saya merasa sangat akrab dengan bangunan bangunan yg pernah saya gambar atau bahas
13. saya mengumpulkan banyak ‘sampah’ yg kemungkinan bisa dijadikan bahan maket
14. saya berusaha mengakrabkan diri dgn opa D.K Ching, eyang Tadao Ando, Frank Gehry dkk
15. saya mencintai lem korea dan lem tembak
16. saya sudah terbiasa dengan jari yg penuh luka sayat, tusuk dan berdarah-darah.
17. saya jadi peka dengan bangunan apapun yg saya lihat di jalan
18. saya jadi suka melihat gambar atau lukisan orang lain apalagi hasil karya anak2 FSRD
21. saya merasa otak kanan saya memakan otak kiri saya
22. saya sangat mencintai seni. seni. dan seni.
23. saya sakit hati jika alat gambar rotring saya patah atau rusak
24. saya harus mengusai program CAD, sketchup, 3Dmax, dan photoshop, minimal
HAHAHAAHAA... anak arsitektur memang autis.
itulah beberapa contoh nyatanya...
=D
Dewi.fiksi.
--semua ini hanyalah pemikiran subjektif penulis—
Seorang gadis yang pintar dalam pelajaran sastra Jerman dan kemampuannya mengkomunikasikan sebuah karya di depan umum. Dengan caranya sendiri.
Aku, secara pribadi, sangat ingin mengulas tentang dia. Bagaimana seorang perempuan yang sangat biasa dan hanya ditempeli sejumput keberuntungan, bisa hidup sedamai dan sebahagia itu.
Mengherankan jika kekayaan, uang dan kekuasaan tidak mempengaruhi semuanya, segala yang dia miliki, senyuman, tawa, dan damai di hidupnya. Teman atau sahabat yang ia miliki, semuannya tentu ada sangkut pautnya dengan siapa dia, apa yang dimilikinya dan apa jabatan orang tuanya. Sampai kadang aku curiga dengan mereka semua. Ya, orang-orang di lingkungannya yang menganggap diri mereka masing- masing sebagai sahabat atau semacamnya. Kupikir mereka sangat naïf jika mereka mau dengan tulus hati berteman dengannya tanpa melihat latar belakang keluarga.
Dewi adalah teman sekelas ku dikala masih di bangku SMP, tidak ada yang mencolok dari dirinya selain label ‘tukang tidur’ yang dia punya. Semua sangat menyayanginya, ya, SEMUA aku bilang.
Tak ada yang istimewa dari perempuan ini,tinggi badannya pendek dengan berat badan yang sedang, rambut pendek sebahu, tidak pernah rapih, kadang dikuncir ala kadarnya, kulit sawo matang dengan bentuk wajah agak kotak dan tidak tergolong cantik,mata,hidung,bibir, semuanya biasa saja untuk ukuran fisiknya.
Tapi lihat apa yang dia pakai sepatu bermerek namun dengan pemakaian yang asal sehingga selalu terlihat lusuh, tas ransel sport bermerek keluaran terbaru, alat tulis yang lengkap serba berkualitas, uang jajan di kantong dan dompetnya yang selalu diletakkan sembarangan tak terurus dengan baik. Sebut saja semua gadget terkini, dia punya, dan tak pernah lupa dibawa ke sekolah.
Ayahnya adalah seorang pejabat eselon yang kaya raya, ibunya pun adalah seorang teller bank ternama yang selalu berpenampilan cerdas dan berwibawa.
Dewi tidak punya pesona, satu-satunya yang ia miliki hanyalah kepolosan. Dan mungkin memang itulah daya tariknya.
Anak ini, jika terlahir dalam keluarga miskin dan tidak berpendidikan tentunya tidak akan seperti sekarang.
Aku berani bertaruh, jika orang tua Dewi bukan siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa, orang-orang yang beranggapan bahwa mereka adalah sahabat terbaiknya tidak akan sudi dekat-dekat dengannya.
Karena Dewi tidak punya apa-apa.
Karena Dewi bukan apa-apa tanpa harta dibelakangnya.
Sungguh picik orang-orang dibalik pertemanan yang dianggap sakral itu.
Mereka tidak murni menyukai Dewi yang apa adanya dan kepolosan serta kebaikan hatinya itu.
Mereka pikir, dengan harta segalanya akan sangat mudah dan menyenangkan.
Ok mereka tidak salah, Dewi tidak sepatutnya berbahagia tanpa adanya orang-orang tadi dan harta kekayaannya.
Dewi sebenarnya bukan apa-apa tanpa tempelan sejumput keberuntungan…….
Seorang gadis yang pintar dalam pelajaran sastra Jerman dan kemampuannya mengkomunikasikan sebuah karya di depan umum. Dengan caranya sendiri.
Aku, secara pribadi, sangat ingin mengulas tentang dia. Bagaimana seorang perempuan yang sangat biasa dan hanya ditempeli sejumput keberuntungan, bisa hidup sedamai dan sebahagia itu.
Mengherankan jika kekayaan, uang dan kekuasaan tidak mempengaruhi semuanya, segala yang dia miliki, senyuman, tawa, dan damai di hidupnya. Teman atau sahabat yang ia miliki, semuannya tentu ada sangkut pautnya dengan siapa dia, apa yang dimilikinya dan apa jabatan orang tuanya. Sampai kadang aku curiga dengan mereka semua. Ya, orang-orang di lingkungannya yang menganggap diri mereka masing- masing sebagai sahabat atau semacamnya. Kupikir mereka sangat naïf jika mereka mau dengan tulus hati berteman dengannya tanpa melihat latar belakang keluarga.
Dewi adalah teman sekelas ku dikala masih di bangku SMP, tidak ada yang mencolok dari dirinya selain label ‘tukang tidur’ yang dia punya. Semua sangat menyayanginya, ya, SEMUA aku bilang.
Tak ada yang istimewa dari perempuan ini,tinggi badannya pendek dengan berat badan yang sedang, rambut pendek sebahu, tidak pernah rapih, kadang dikuncir ala kadarnya, kulit sawo matang dengan bentuk wajah agak kotak dan tidak tergolong cantik,mata,hidung,bibir, semuanya biasa saja untuk ukuran fisiknya.
Tapi lihat apa yang dia pakai sepatu bermerek namun dengan pemakaian yang asal sehingga selalu terlihat lusuh, tas ransel sport bermerek keluaran terbaru, alat tulis yang lengkap serba berkualitas, uang jajan di kantong dan dompetnya yang selalu diletakkan sembarangan tak terurus dengan baik. Sebut saja semua gadget terkini, dia punya, dan tak pernah lupa dibawa ke sekolah.
Ayahnya adalah seorang pejabat eselon yang kaya raya, ibunya pun adalah seorang teller bank ternama yang selalu berpenampilan cerdas dan berwibawa.
Dewi tidak punya pesona, satu-satunya yang ia miliki hanyalah kepolosan. Dan mungkin memang itulah daya tariknya.
Anak ini, jika terlahir dalam keluarga miskin dan tidak berpendidikan tentunya tidak akan seperti sekarang.
Aku berani bertaruh, jika orang tua Dewi bukan siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa, orang-orang yang beranggapan bahwa mereka adalah sahabat terbaiknya tidak akan sudi dekat-dekat dengannya.
Karena Dewi tidak punya apa-apa.
Karena Dewi bukan apa-apa tanpa harta dibelakangnya.
Sungguh picik orang-orang dibalik pertemanan yang dianggap sakral itu.
Mereka tidak murni menyukai Dewi yang apa adanya dan kepolosan serta kebaikan hatinya itu.
Mereka pikir, dengan harta segalanya akan sangat mudah dan menyenangkan.
Ok mereka tidak salah, Dewi tidak sepatutnya berbahagia tanpa adanya orang-orang tadi dan harta kekayaannya.
Dewi sebenarnya bukan apa-apa tanpa tempelan sejumput keberuntungan…….
Jan 25th 2010 9.21 pm

Remaja tingkat akhir. Itulah beberapa judul yang gw temukan tadi pagi di perpustakaan E, banyak hal menarik yang gw temukan di dalam perpus E. karena berhubung gw termasuk seorang kutu buku dan selalu penasaran buat melahap buku apapun.
And I think that’s really worth (just try it by ur self !)
Memang gak salah dari kecil gw dicekoki berbagai buku bacaan dan cerita bergambar.sampai membaca novel Mira W. di kelas 4 esde…
Back to remaja tingkat akhir..disebutkan antara umur 17-21 tahun.beberapa remaja ini mengalami masa peralihan dan kestabilan emosi.
Mungkin memang itulah yang sekarang sedang gw alami. Dan well.. beberapa teman gw pun. Mungkin mereka mulai menyadari itu sejak lama.tapi dalam posisi gw. Smua ini jadi jelas setelah berbagai badai dan cobaan berat menimpa keluarga kami.
Sama sekali bukan masalah buruk, itulah penyadaran yang di berikan Tuhan dan juga memang siklus psikologi yang wajar dialami setiap manusia diatas bumi ini.
I love the words and the definition.
It just simply made me smile this morning..
*mungkin juga inilah.jawaban dari Tuhan atas segala pertanyaan,
Anyway………….
Gw sangat – sangat tertarik dengan dunia psikologi dan sastra.
Instead of I love the ambience at library campuss E
Psikologi, tepatnya gw coba cari berbagai solusi membangun self esteem dan juga pemikiran positif dari pengalaman banyak orang. Belajar mencari ketenangan dan kedamaian singkatnya.
Sastra? I love to read and write. Meskipun sekedar hanya beberapa opini dan pemikiran ulasan buku yang baru saja dilahap. It’s really fun.
Bahasa Indonesia….
Banyak yang indah dari bahasa Indonesia, sastra tepatnya. Dari sbuah artikel di majalah Bobo kelas 3 hmm.tahun 1998.tentang Haiku (puisi singkat 4 baris yang biasa dibuat orang Jepang) dan sajak aku belajar mencintai sastra.
Ya. I love poetry. Meskipun sekarang jarang banget bisa mengarang sajak.
Malas berkias. Hanya ingin menapaki realita. Hahaha. I mean it.
(hore… I will have a new post in my ‘Quiet’ blog.hehee)
Diberi apresiasi positif dari guru bahasa Indonesia saat itu [ Hallo Pak Tri, Pak Zakky juga.. =) ] jadi motivasi terbaik hingga sekarang. Dan pada akhirnya, rasanya gak akan pernah segan mencintai dan bersahabat sama semua guru bahasa Indonesia sejak SMP sampai SMA. Dan segala materi di dalamnya.
Sekarang..
Di universitas, menggali segalanya lebih jauh lagi. Mencari literature sastra, menyenangkan.
Mengkaji penulisan fiksi dan argumentative, sastra Indonesia kuno dan modern, sastra jawa, dan sastra inggris. Suka semua… love.love it so much!
Cukup dulu deh,
Thanks for pay attention…
------------------------------------------------------------------------------------
PEREMPUAN.

Perempuan identik dengan bunga.
Bunga apapun adalah kemurnian kecantikan seorang perempuan. Bukan hanya kecantikannya saja yang dinilai atas refleksi bunga, tapi kemampuannya bertahan hidup, kerapuhan tiap kelopaknya yang begitu indah dikala mekar, keharumannya, kekuatannya disaat diterpa angin, dan pesonanya.
Gw pernah bercerita tentang bunga pacar air yang teronggok di pinggir jalan.
Yang begitu terlupakan dan diacuhkan oleh segalanya yang lalu lalang, bahkan semut pun enggan singgah hanya untuk bertegur sapa dengan sekelompok bunga pacar air yang tumbuh rimbun dan berwarna-warni cerah, selalu kuat dihempas angin dan debu jalanan. Mereka tetap kokoh bergelayut manis di tangkai tanaman pacar air yang memang dianugerahi induk bertangkai kuat.
Itu sedikit refleksi diri gw 7 tahun yang lalu.
Sekarang gw tau apa yang gw inginkan dan gw tuju. Sekarang gw adalah LAVENDER.
Indah, penuh manfaat untuk semua yang membutuhkannya, kuat, tak mudah rapuh, harum, berkoloni dan bertangkai panjang, rimbun, tinggi.setinggi mimpi yang akan gw capai.
=)
LEMBAH BALIEM 2
PESONA WAMENA DI KAKI LANGIT..
Lembah Baliem dan Suku Dani
*dikutip dari tulisan Meiske Surjadinata, artikel with SE K850i FHM magz April 2008
Udara dingin menyergapku saat aku menjejakkan kaki di lapangan udara Wamena. Setelah berganti pesawat 3 kali, disambung perjalanan mobil 1 ½ jam, akhirnya sampailah aku di Lembah Baliem. Lembah yang menyimpan berjuta misteri dan kekayaan budaya asli suku asli tertua dan terbesar di Papua, Suku Dani.
Ditemani oleh local guide, Tarry Lonna Yikwa, aku mendapatkan surprise yang benar-benar luar biasa. Tarry mengajakku ke Desa Jiwika, Kampung Sompatima, menemui kepala Suku Dani. Dalam perjalanan, aku berjumpa dengan Tuan Konono Mabel yang memperlihatkan Mummi Kurulu berumur lebih dari 300 tahun.
Memasuki Desa Jiwika, aku dikagetkan dengan tarian perang-perangan. Mereka mengerumuniku, sementara rasa khawatir melandaku, mataku mencari-cari Tarry, berharap dia tidak meninggalkanku. Ahh, ternyata dia hanya tersenyum dan melaimbaikan tangannya padaku, mengisyaratkan bahwa aku tidak perlu khawatir. Tanganku disambut hangat oleh salah satu anak muda yang ternyata adalah anak dari Kepala Suku, Tuan Yalli Mabel (58 tahun). Ia mempersilahkan aku memasuki desanya. Matanya yang memancarkan keramahan dan ketulusan yang menghilangkan keraguan dan kekhawatiran dalam hatiku.
Mukanya selalu tersenyum dan kharismanya yang kuat terpancar pada saat dia menjabat tanganku, mengatakan ‘kinawonak’ (selamat datang) dan ‘wawawa.wawawa’, ucapan terima kasih akan kehadiranku. Ia memperlihatkan desanya yang terdiri dari 6 honai (rumah adat suku Dani yang terbuat dari rumput alang-alang) yaitu 4 honai untuk perempuan, 1 untuk laki-laki dan 1 honai memanjang untuk dapur dan menyimpan babi. Tinggi honai sekitar 2 meter dengan 2 tingkat di dalamnya, yang dapat menampung 4 orang dewasa dan 2 anak-anak.
Aku memasuki salah satu honai, di dalamnya terdapat tungku pemanas, selebihnya kosong. Aku tidak dapat membayangkan 6 orang berada di dalam honai yang sempit ini.
Di desa tersebut, aku beruntung dapat menyaksikan bakar batu untuk memasak ubi dan daging babi, serta gelaran kerajinan tangan. Aku membeli gelang, kalung, dan noken (sejenis tas untuk membawa hasil kebun yang biasa ditaruh diatas kepala) sebagai oleh-oleh.
Iseng aku bertanya kepada pada Tarry tentang koteka yang menjadi ciri khas dari Suku Dani. Ternyata koteka dapat dipakai hingga 5-10 tahun (tergantung dari kondisinya)
Ada tradisi mas kawin yang unik. Babi adalah hewan sacral yang dapat menjadi mas kawin. Hampir aku ditawar untuk ditukar dengan 15 ekor babi.
Wajahku langsung berubah pucat, namun melihat pandangan jenaka dari kepala suku, membuatku menghela nafas lega. Tapi memang benar, untuk mas kawin, 1 perempuan dihargai sampai 5 ekor babi besar. Dan Tuan Yalli Mabel memiliki 4 orang istri.
Satu hal yang meninggalkan kesan mendalam, keramahan dan ketulusanpancaran mata suku Dani tidak akan kulupakan. Lembah Baliem mengubur hiruk-pikuk dan polusi Jakarta di pikiranku.
Indah, tak terjamah…
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yak, sepertinya saya telah memutuskan.
Bahwa saya akan benar-benar serius menapaki alam.
Ini bukanlah sekedar ‘ikut-ikutan’ atau semacamnya, gw murni termotivasi oleh Indah Darmastuti Kepompong *thanks a a lot buat mba Melan yang udah minjemin novel ini. =)
Dan buat yayaya yang membuat gw merenung lebih dalam.
Gw sadar mimpi gw masih banyak, tapi insya allah satu persatu bisa gw gapai.
Gw juga sadar kalo seorang arsitek memang diciptakan untuk menjadi seorang arsitek oleh Tuhannya.
Like 99’s architect said.
Lagipula alam udah sedemikian rusaknya, masa gw sedikitpun masih belom bisa berbuat sesuatu gitu?!? Setidaknya untuk lingkungan terdekat gw, untuk negri gw sendiri, Indonesia. Dan apakah manusia bisanya cuma merusak, lagi lagi dan lagi. Gw rasa ngga.
Sedemikian besarnya upaya orang-orang di seluruh dunia yang menggembar-gemborkan SAVE OUR EARTH, OUR ENVIRONMENT. Sampe green living concept seolah jadi tren abad ini, padahal seharusnya kita sadar kalo ini tuh untuk ‘menggertak’ kita semua supaya cepet2 sadar kalo ga cepet bertindak sesuatu, mau hidup dimana kita 10-20 taun mendatang?
Makanya meskipun gw seolah punya percabangan ilmu (yang pengen gw tekuni) sangat banyak, tapi gw tetep harus konsisten sama satu arah. Sebuah jalan lurus yang udah gw cita-citakan sejak awal, sebuah tujuan.
Okelah di perjalanan gw mencapai tujuan itu, dalam prosesnya, gw menemukan dan mencoba menggali segalanya dengan sangat banyak bahkan cenderung serakah. Karena memang benar, esensi kita hidup bukan hanya melalui keseharian ini dengan ‘kosong’ dan membosankan.
Gw gak mau lagi ceroboh dan menyia-nyiakan semua itu. Gw pengen diri gw disesaki pengalaman dan pelajaran yang berarti. At least semua yang telah gw tapaki, gw lihat, dengar dan rasakan tentunya punya arti sendiri-sendiri, mau itu besar atau kecil.
Yak.
Bismillahirrahmaanirrahiim..…
Sekarang sepertinya gw telah menemukan tujuan hidup gw, gw tau apa yang gw inginkan dan kemana.
Detik ini, February 27 2010 jam 10.44 am
Gw tau gw akan berbuat apa dan bagaimana untuk kehidupan gw sekarang dan selanjutnya.
Gw pasti bisa.
Pasti.
Berikut sedikit rencana di pikiran gw yang akan gw lakukan :
1. Bertualang ke Mentawai,
Gw bener-bener berjanji akan memberikan sebuah laporan lengkap tentang Kebudayaan mereka dan detail arsitektur rumah adat ‘Uma’ Suku Mentawai for free, hanya sebagai ‘hadiah’ *mungkin adissa dan ismi juga akan gw ajak dalam ekspedisi ini* Karena pada kenyataannya memang informasi tentang Mentawai minim banget.
2. Pendakian ke beberapa gunung HARUS gw taklukkan. Entah bagaimana pun caranya, lewat organisasi dan perkumpulan pecinta alam dari mana pun akan gw lakukan. Gunung Gede Pangrango, Semeru, Merbabu, Merapi, Rinjani, Kerinci, named it! I’ll be there.
3. Masuk kedalam LSM yang concern dengan isu lingkungan, ikut dalam sebuah project konservasi hutan maupun binatang di sudut hutan terdalam di Kalimantan, I’ll do it for free lance on my holiday time. Titik kuncinya FOKUS sama tujuan awal.
4. Mulai browse tentang arsitektur lingkungan yang ramah lingkungan.
5. Bahan bangunan ramah lingkungan,
6. Upaya pengolahan dan pembangunan dengan resiko minim merusak alam,
7. Upaya-upaya penyelamatan hutan dan alam,
8. Bahan alami terbaik untuk membangun bangunan yang tersedia di alam sekitar.
9. Arsitektur adat berbagai suku di Indonesia (dan kalo udah selesai bisa mulai merambah ke suku2 di Asia, Afrika, Amerika, Eropa.semua!!) ;p
10. Tokoh-tokoh arsitektur yang konsisten dengan inovasi pembangunan yang tidak menyakiti alam sekitarnya. Contoh : Michael Jantzen.
11. BELAJAR BERCOCOK TANAM DENGAN BAIK DAN BENAR, as simple as that. Setidaknya kita bisa nyumbang satu pohon untuk ‘tambahan nafas’ paru-paru dunia yang udah kritis. hehe
sebenernya masih panjang sih,
list to do-nya, tapi segini dulu lah...
yang penting realistis,wahaha. amin insya allah... =)
cause, I AM REALLY EXCITED TO BE PART OF IT.
Penting! Some stuffs..
Here they are,
Need to buy?
• Sealskinjz socks 362.200
• Crash pad dome tent 905.000
• Inov-8 terroc 330 185.000
• Phantom 32 sleeping bag 3.260.000
• Petzi myo xp 996.000
• Turbo flame 145.000
*sepertinya harganya udah ga segini, karena gw tau barang-barang ini 2 tahun lalu dari sebuah artikel. hehe
jadi.. ayoo yang mau naik gunung, ajak saya yah! ;D
Lembah Baliem dan Suku Dani
*dikutip dari tulisan Meiske Surjadinata, artikel with SE K850i FHM magz April 2008
Udara dingin menyergapku saat aku menjejakkan kaki di lapangan udara Wamena. Setelah berganti pesawat 3 kali, disambung perjalanan mobil 1 ½ jam, akhirnya sampailah aku di Lembah Baliem. Lembah yang menyimpan berjuta misteri dan kekayaan budaya asli suku asli tertua dan terbesar di Papua, Suku Dani.
Ditemani oleh local guide, Tarry Lonna Yikwa, aku mendapatkan surprise yang benar-benar luar biasa. Tarry mengajakku ke Desa Jiwika, Kampung Sompatima, menemui kepala Suku Dani. Dalam perjalanan, aku berjumpa dengan Tuan Konono Mabel yang memperlihatkan Mummi Kurulu berumur lebih dari 300 tahun.
Memasuki Desa Jiwika, aku dikagetkan dengan tarian perang-perangan. Mereka mengerumuniku, sementara rasa khawatir melandaku, mataku mencari-cari Tarry, berharap dia tidak meninggalkanku. Ahh, ternyata dia hanya tersenyum dan melaimbaikan tangannya padaku, mengisyaratkan bahwa aku tidak perlu khawatir. Tanganku disambut hangat oleh salah satu anak muda yang ternyata adalah anak dari Kepala Suku, Tuan Yalli Mabel (58 tahun). Ia mempersilahkan aku memasuki desanya. Matanya yang memancarkan keramahan dan ketulusan yang menghilangkan keraguan dan kekhawatiran dalam hatiku.
Mukanya selalu tersenyum dan kharismanya yang kuat terpancar pada saat dia menjabat tanganku, mengatakan ‘kinawonak’ (selamat datang) dan ‘wawawa.wawawa’, ucapan terima kasih akan kehadiranku. Ia memperlihatkan desanya yang terdiri dari 6 honai (rumah adat suku Dani yang terbuat dari rumput alang-alang) yaitu 4 honai untuk perempuan, 1 untuk laki-laki dan 1 honai memanjang untuk dapur dan menyimpan babi. Tinggi honai sekitar 2 meter dengan 2 tingkat di dalamnya, yang dapat menampung 4 orang dewasa dan 2 anak-anak.
Aku memasuki salah satu honai, di dalamnya terdapat tungku pemanas, selebihnya kosong. Aku tidak dapat membayangkan 6 orang berada di dalam honai yang sempit ini.
Di desa tersebut, aku beruntung dapat menyaksikan bakar batu untuk memasak ubi dan daging babi, serta gelaran kerajinan tangan. Aku membeli gelang, kalung, dan noken (sejenis tas untuk membawa hasil kebun yang biasa ditaruh diatas kepala) sebagai oleh-oleh.
Iseng aku bertanya kepada pada Tarry tentang koteka yang menjadi ciri khas dari Suku Dani. Ternyata koteka dapat dipakai hingga 5-10 tahun (tergantung dari kondisinya)
Ada tradisi mas kawin yang unik. Babi adalah hewan sacral yang dapat menjadi mas kawin. Hampir aku ditawar untuk ditukar dengan 15 ekor babi.
Wajahku langsung berubah pucat, namun melihat pandangan jenaka dari kepala suku, membuatku menghela nafas lega. Tapi memang benar, untuk mas kawin, 1 perempuan dihargai sampai 5 ekor babi besar. Dan Tuan Yalli Mabel memiliki 4 orang istri.
Satu hal yang meninggalkan kesan mendalam, keramahan dan ketulusanpancaran mata suku Dani tidak akan kulupakan. Lembah Baliem mengubur hiruk-pikuk dan polusi Jakarta di pikiranku.
Indah, tak terjamah…
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Yak, sepertinya saya telah memutuskan.
Bahwa saya akan benar-benar serius menapaki alam.
Ini bukanlah sekedar ‘ikut-ikutan’ atau semacamnya, gw murni termotivasi oleh Indah Darmastuti Kepompong *thanks a a lot buat mba Melan yang udah minjemin novel ini. =)
Dan buat yayaya yang membuat gw merenung lebih dalam.
Gw sadar mimpi gw masih banyak, tapi insya allah satu persatu bisa gw gapai.
Gw juga sadar kalo seorang arsitek memang diciptakan untuk menjadi seorang arsitek oleh Tuhannya.
Like 99’s architect said.
Lagipula alam udah sedemikian rusaknya, masa gw sedikitpun masih belom bisa berbuat sesuatu gitu?!? Setidaknya untuk lingkungan terdekat gw, untuk negri gw sendiri, Indonesia. Dan apakah manusia bisanya cuma merusak, lagi lagi dan lagi. Gw rasa ngga.
Sedemikian besarnya upaya orang-orang di seluruh dunia yang menggembar-gemborkan SAVE OUR EARTH, OUR ENVIRONMENT. Sampe green living concept seolah jadi tren abad ini, padahal seharusnya kita sadar kalo ini tuh untuk ‘menggertak’ kita semua supaya cepet2 sadar kalo ga cepet bertindak sesuatu, mau hidup dimana kita 10-20 taun mendatang?
Makanya meskipun gw seolah punya percabangan ilmu (yang pengen gw tekuni) sangat banyak, tapi gw tetep harus konsisten sama satu arah. Sebuah jalan lurus yang udah gw cita-citakan sejak awal, sebuah tujuan.
Okelah di perjalanan gw mencapai tujuan itu, dalam prosesnya, gw menemukan dan mencoba menggali segalanya dengan sangat banyak bahkan cenderung serakah. Karena memang benar, esensi kita hidup bukan hanya melalui keseharian ini dengan ‘kosong’ dan membosankan.
Gw gak mau lagi ceroboh dan menyia-nyiakan semua itu. Gw pengen diri gw disesaki pengalaman dan pelajaran yang berarti. At least semua yang telah gw tapaki, gw lihat, dengar dan rasakan tentunya punya arti sendiri-sendiri, mau itu besar atau kecil.
Yak.
Bismillahirrahmaanirrahiim..…
Sekarang sepertinya gw telah menemukan tujuan hidup gw, gw tau apa yang gw inginkan dan kemana.
Detik ini, February 27 2010 jam 10.44 am
Gw tau gw akan berbuat apa dan bagaimana untuk kehidupan gw sekarang dan selanjutnya.
Gw pasti bisa.
Pasti.
Berikut sedikit rencana di pikiran gw yang akan gw lakukan :
1. Bertualang ke Mentawai,
Gw bener-bener berjanji akan memberikan sebuah laporan lengkap tentang Kebudayaan mereka dan detail arsitektur rumah adat ‘Uma’ Suku Mentawai for free, hanya sebagai ‘hadiah’ *mungkin adissa dan ismi juga akan gw ajak dalam ekspedisi ini* Karena pada kenyataannya memang informasi tentang Mentawai minim banget.
2. Pendakian ke beberapa gunung HARUS gw taklukkan. Entah bagaimana pun caranya, lewat organisasi dan perkumpulan pecinta alam dari mana pun akan gw lakukan. Gunung Gede Pangrango, Semeru, Merbabu, Merapi, Rinjani, Kerinci, named it! I’ll be there.
3. Masuk kedalam LSM yang concern dengan isu lingkungan, ikut dalam sebuah project konservasi hutan maupun binatang di sudut hutan terdalam di Kalimantan, I’ll do it for free lance on my holiday time. Titik kuncinya FOKUS sama tujuan awal.
4. Mulai browse tentang arsitektur lingkungan yang ramah lingkungan.
5. Bahan bangunan ramah lingkungan,
6. Upaya pengolahan dan pembangunan dengan resiko minim merusak alam,
7. Upaya-upaya penyelamatan hutan dan alam,
8. Bahan alami terbaik untuk membangun bangunan yang tersedia di alam sekitar.
9. Arsitektur adat berbagai suku di Indonesia (dan kalo udah selesai bisa mulai merambah ke suku2 di Asia, Afrika, Amerika, Eropa.semua!!) ;p
10. Tokoh-tokoh arsitektur yang konsisten dengan inovasi pembangunan yang tidak menyakiti alam sekitarnya. Contoh : Michael Jantzen.
11. BELAJAR BERCOCOK TANAM DENGAN BAIK DAN BENAR, as simple as that. Setidaknya kita bisa nyumbang satu pohon untuk ‘tambahan nafas’ paru-paru dunia yang udah kritis. hehe
sebenernya masih panjang sih,
list to do-nya, tapi segini dulu lah...
yang penting realistis,wahaha. amin insya allah... =)
cause, I AM REALLY EXCITED TO BE PART OF IT.
Penting! Some stuffs..
Here they are,
Need to buy?
• Sealskinjz socks 362.200
• Crash pad dome tent 905.000
• Inov-8 terroc 330 185.000
• Phantom 32 sleeping bag 3.260.000
• Petzi myo xp 996.000
• Turbo flame 145.000
*sepertinya harganya udah ga segini, karena gw tau barang-barang ini 2 tahun lalu dari sebuah artikel. hehe
jadi.. ayoo yang mau naik gunung, ajak saya yah! ;D
Subscribe to:
Posts (Atom)








*kutipan percakapan comment dari sebuah notes di facebook teman SMA.. Rina Mardiana dan seseorang Alex Atmadikara (temannya Rina)
------------------------------------------------------------------------------------
saya setuju dengan kalimat itu. sangat setuju.
menulis bagi saya memang sebuah obat yang paling ajaib yang bisa memusnahkan segala rasa yang terlalu bergejolak di dalam kepala dan hati.
disaat kekalutan dan kekhawatiran tertanam dalam-dalam di jiwa.
disaat saya ingin menumpahkan segala emosi yang berkecamuk.
itulah esensinya.
inipun adalah sebuah cara bagi saya untuk menjadikan setiap penggal kenangan tertata rapi di otak, karena setidaknya saya pernah menulis ulang, menceritakannya dan mengulas balik semua.
maklum.
mungkin saya menderita short memory syndrom or kinda thing..
*tapi amit2 deh punya penyakit yang mengerikan seperti itu.naudzubillah.
simpelnya, saya memang pelupa.
dengan tulisan juga,
apa yang saya tidak mampu ucapkan.
toh bisa saya tuangkan disini dan tinggal berkata,
" baca aja di blog gw"
heehe
tapi saya benar-benar setuju sama kalimat diatas.
-----------------------------------------------------------------------------------
here it is...
who's Muhammad Iqbal ?
Muhammad Iqbal, penyair, pujangga dan filsuf besar abad ke-20, lahir di Sialkot, Punjab, India, 9 November 1877 – meninggal di Lahore, 21 April 1938 pada umur 60 tahun.
seorang pemikir, pujangga, pembaharu Islam Iqbal yang bukan saja berpengaruh di negerinya Pakistan tapi juga di Indonesia sendiri. Di dalam kehidupannya Iqbal berusaha secara serius terhadap perumusan dan pemikiran kembali tentang Islam. Meskipun Iqbal tidak diberi umur panjang tapi lewat tarian penanyalah yang menghempaskan bangunan unionist dan meratakan jalan untuk berdirinya Pakistan, memang pena lebih tajam dari pada pedang. Dia mengkritik sebab kemunduran Islam kerena kurang kreatifnya umat Islam, konkritnya bahwa pintu Ijtihad telah ditutup. Sehingga umat Islam hanya bisa puas dengan keadaan yang sekarang didalam kejumudan.
*wikipedia.com