
Perempuan identik dengan bunga.
Bunga apapun adalah kemurnian kecantikan seorang perempuan. Bukan hanya kecantikannya saja yang dinilai atas refleksi bunga, tapi kemampuannya bertahan hidup, kerapuhan tiap kelopaknya yang begitu indah dikala mekar, keharumannya, kekuatannya disaat diterpa angin, dan pesonanya.
Gw pernah bercerita tentang bunga pacar air yang teronggok di pinggir jalan.
Yang begitu terlupakan dan diacuhkan oleh segalanya yang lalu lalang, bahkan semut pun enggan singgah hanya untuk bertegur sapa dengan sekelompok bunga pacar air yang tumbuh rimbun dan berwarna-warni cerah, selalu kuat dihempas angin dan debu jalanan. Mereka tetap kokoh bergelayut manis di tangkai tanaman pacar air yang memang dianugerahi induk bertangkai kuat.
Itu sedikit refleksi diri gw 7 tahun yang lalu.
Sekarang gw tau apa yang gw inginkan dan gw tuju. Sekarang gw adalah LAVENDER.
Indah, penuh manfaat untuk semua yang membutuhkannya, kuat, tak mudah rapuh, harum, berkoloni dan bertangkai panjang, rimbun, tinggi.setinggi mimpi yang akan gw capai.
=)
No comments:
Post a Comment