Mula-mula ia di udara tinggi, ringan, dan bebas ; lalu mengkristal dalam dingin ;
kemudian melayang jatuh ketika tercium bau bumi ; dan menimpa pohon jambu itu,
tergelincir dari daun-daun, melenting di atas genting, tumpah di pekarangan rumah, dan kembali ke bumi.
Apakah yang kita harapkan?
Hujan juga jatuh di jalan yang panjang, menyusurnya, dan tergelincir masuk selokan kecil, mericik suaranya, menyusur selokan, terus mericik sejak sore, mericik juga di malam gelap ini,
bercakap tentang lautan.
Apakah? Mungkin ada juga hujan yang jatuh di lautan.
Selamat Tidur.
Puisi Hujan - Sapardi Djoko Damono
(1969)