Thursday, September 8, 2011

Surat Cinta Untuk Bapak Penjual Bakso Cuankie

Ini repost dari tumblr gue, diketik 3 minggu yang lalu. Please do enjoy.. :)



Halo Bapak..
Pak, semoga Anda selalu dikaruniai berkah sehat & panjang umur agar selalu diberikan kesempatan untuk menafkahi keluarga tersayang Anda.
Semoga Ramadhan ini rezeki anda dilancarkan dan dibuka pintunya seluas-luasnya. 
Semoga Anda selalu dikaruniai kesabaran, keikhlasan, ketabahan, dan hati yang selalu riang ketika berjualan.
Dan meskipun Anda belum memiliki jam tangan, Anda yang selalu ikhlas menjajakan dagangan di malam gelap selepas taraweh. Somehow setiap anda lewat dan menanyakan jam, jarum jam selalu menunjukkan pukul setengah sepuluh tepat.
Kala itu kami sudah terbaring nyaman dan kenyang di depan televisi. Alhamdulillah. Namun ketika mendengar suara ‘tok-tok’ khas dari pikulanmu itu, hati ini ingin teriak rasanya. Terenyuh, mendapati bahwa ini sudah jam setengah sepuluh lewat tapi Anda masih ada di luar menjajakan dagangan.
Sayang sekali, Pak, perut saya sudah penuh. Sungguh ingin rasanya memanggil, supaya sedikit saja bisa meringankan pikulan Bapak.
Suatu ketika pula, ketika saya dan sahabat masih terjaga dan bercanda ria di ruang depan Anda kembali lewat. Tapi ini berbeda dari biasanya, pukul SETENGAH SEBELAS LEWAT.
Ketika itu pula dengan girangnya saya memanggil Bapak, tidak melewatkan kesempatan untuk sedikit ngobrol dengan Anda.
“Sudah jam berapa, neng?” Anda bertanya.
“Jam setengah sebelas lewat, Pak” jawab saya.
Saya benar-benar kaget karena Anda tidak menyadari bahwa ini sudah larut malam. Lalu saya lanjut bertanya seadanya untuk menjawab keingintahuan saya selama ini.

“Rumah Bapak dimana, kok malam sekali Pak”
“Dekat kok, neng. Di belakang asrama situ”
“Kok malem banget pak keluarnya, memang tadi dari rumah jam berapa?”
“Selepas maghrib sih, neng. Tapi kok cepet banget ya udah jam setengah sebelas aja. Pantesan sepi….”

Ada jeda cukup lama dari jawaban terakhirnya, indikasi beliau agak sedih dengan sedikitnya pembeli malam ini.

Ketika saya kembali menawarkan sahabat saya untuk ikut membeli semangkuk bakso, dia tetap menolak dengan alasan sudah kenyang. Padahal saya ingin sekali memberikan bapak ini rejeki agak lebih malam ini, seandainya saja teman saya masih berminat buat makan sambil baca novel.

“Sudah neng, jangan dipaksa kalau ndak mau” Anda hanya berucap singkat dengan sebentuk senyuman tulus…
Pernyataan yang cukup tegar dari Anda.
Saya bertanya lagi,
“Sampai jam berapa pak mau keliling jualannya?”
“Ya sekuatnya aja neng, kalau ndak kuat ya pulang”
Saya berterima kasih sambil memberikan selembar uang lima ribu, wajahnya tersenyum dan mengucap terima kasih juga.
“Hati-hati, Pak” Ucap saya.
“Terima kasih ya, neng. Misi..” Anda pun berlalu.
Ya, Pak. Keadaan diluar saat itu hening, sepi dan dingin.
Betapa kuat dan bersemangatnya Anda.. 
Bahkan ketika 2 hari ini adik saya, Salwa meminta jajan semangkuk bakso anda sewaktu mendengar bunyi ‘tok-tok’ saya hanya bisa tersenyum girang di dalam hati. “Alhamdulillah, ini rejekimu, Pak”
Lagi, Anda kembali menanyakan jam berapakah ini.
Senyum ikhlas masih terkembang ketika Anda pamit dengan kepulan asap diatas dandang panas di pikulan Anda.
Rezeki kemarin dari saya, 2 hari ini dari adik saya. 
Ingin sekali setiap hari saya membeli dagangan Anda, agar keberkahan ikut tertular namun jelas itu tidak mungkin.

Wahai Bapak penjual bakso cuankie yang baik, semoga pintu rezeki selalu terbuka lebar untuk Bapak. Semoga Bapak selalu dilindungi Tuhan.
Semoga Bapak diberi rezeki untuk membeli jam tangan.
Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang giat bekerja & tawakal kepadaNya. 
Insya allah Ramadhan 1432 H ini penuh berkah, ya Pak..
Insya allah rezeki selalu mengalir entah dari tangan siapapun, ya Pak..
Anda Ayah & Suami yang hebat!

Doakan saya sukses juga ya, Pak.
Dan malam ini pun, suara ‘tok-tok’ anda kembali terdengar manis.
Yang kuat ya, Pak. Terima kasih pembelajarannya.. :’)
Ramadhan 16th 1432 H
09.42 pm 
Salam, 
@ratihwr

Tuesday, August 16, 2011

Icelandic Music & Rain ♥


Yeaa.. I love it both! Hujan datang disaat yang tepat, disaat gue sedang membutuhkannya dan gue pun sangat merindukan hujan. Ihiyy. Jadi romantis najis begini gue ahahaha.
Gonna talk about Icelandic Music yang sedang gue gilai saat ini ;)
Icelandic music yang pertama akrab gue dengar dan gue ketahui berasal dari L'Alphalpha. Inget kan sebuah band indie yang pernah gue bahas juga di blog gue dan disini juga pernah deh. Ya, itupun dulu gue temukan randomly di playlist ipod Aksara Bookstore Plaza Indonesia dan langsung tertarik buat beli albumnya..
Apalagi saat itu mereka nyelipin gimmick berupa kerincingan kecil berpita hijau dan cover album yang eye catching warna pink dengan gambar kartun anak-anak berpiyama.

Seolah album mereka ini menina bobokan pendengarnya. Musiknya bener-bener highly recommended!
Imajinasi lo dibawa melayang, terawang, jauh keatas awan. Mungkin kalo dibilang orgasmik & sakaw seperti inilah kenikmatan 'terbang' menyelami musik mereka yang cenderung unik, aneh, jarang, tapi nyaman di telinga.
Buat gue sih jadinya bener-bener berasa sejuk & menyembuhkan (healed).

Yes! I do believe in 'music therapy for some ills' atau apalah itu.hehe. Lalu setelah gue menemukan Islandic music versi anak muda Indonesia tadi, gue coba eksplor yang versi aslinya dari Islandia sana. Ketemu lah gue sama Amiina, Sigur Ros, & the famous one Bjork!
Satu hal. GUE JATUH CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA.
I reaaaally love them.

Dari youtube gue mengenal mereka lebih jauh, dan karena (untungnya) gue udah akrab dengan L'Alphalpha makanya jadi lebih familiar di telinga. Disini jelas banget kalo kiblat L'Alphalpha emang dari para tetua Icelandic music itu ;) hihi
Gimmick suara yang aneh-aneh, tone tinggi rendah yang ngga biasa, semuanya kedengeran harmonis dan indah.
Rasanya damai banget ngedengerin mereka, berasa adem gitu.... 

Susah lah ya kalo diungkapin pake kata-kata disini, coba dengerin sendiri aja deh..

Rasanya sih, ngga sabar banget pengen nontonin mereka perform langsung di depan mata. Entah di Indonesia atau dimanapun, berita terakhir sih kemarin Amiina sempet perform di Singapur. Ya berharap boleh kok, ngga ada yang ngelarang hehe.

Dan oh ya, Sigur Ros punya film dokumenter yang judulnya Heima. Adapula Music From The Moon yang juga dokumenter tentang private concert Icelandic music ini. Cuma entah deh gue bisa ketemu dimana ini film.
Well..
Icelandic music mengajarkan gue bahwa being weird is not that 'so last year' aneh, unik, beda, geeky, weirdo, apapun itu means A THING!

Kekuatan pikiran & kebebasan berekspresi yang entah seakan riang tapi mellow tapi kelam tapi hype tapi antik tapi historik tapi segar tapi klasik tapi asik.
Icelandic music seperti ngasih gue suntikan ide,
 

"yang berkualitas itu ngga selalu 'yang keliatan, yang diumbar' ;)" 
  


August 14th 09.07 pm

Monday, August 15, 2011

Middle August

Hello there, sudah lama banget gue ngga bercerita banyak hal disini. Padahal yang sudah gue lalui banyak banget, ya tapi mungkin memang banyak bangetnya itu sedang tidak ingin di-share atau anggep lah gue terlalu malas untuk mengetik dan memperbarui isi blog gue yang sangat membosankan ini. 


Hello whats up? Apa kabar kamu ruang kosong halaman ini?
Sedikit berdebu dan kotor yah disana-sini, mungkin sedikit janji gue hari ini. Halaman akan lebih indah dengan dipenuhi beberapa tulisan yang insya allah lebih dari cukup buat mengenyahkan segala macam debu & kotoran disana-sini. :p


Ramadhan 15th 1432 H


Dan oh ya, Happy 21 birthday for my beloved bestfriend Adissa Mahani !!
Semoga semakin baik lagi di umur yang semakin menua ini, huahahahaha...
Sama seperti tahun-tahun sebelumnya, harapannya buat kelancaran sekolah, kerjaan, rejeki, panjang umur, sehat, kebahagiaan, luck & love life. ;)
Semoga cepet menemukan pangeran impian sesuai dengan standar yang terakhir ya.. *uhuk!*
buahahahaha. abis ini gue dilempar sendal nih sama si adis :p



Wish you nothing but the best! ♥  ♥ 


courtesy : Google 

Tuesday, August 9, 2011

Kenapa aku diuji ?


Qur'an Menjawab : Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan:"Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? (Al-Ankabuut : 2). Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta. (Al-Ankabuut : 3)


Bagaimana cara menghadapi ujian hidup ini?

Qur'an Menjawab : Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga (di perbatasan negerimu) dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu beruntung. (Ali Imraan : 200)


Bagaimana menguatkan hatiku

Qur'an Menjawab : ….Cukuplah Allah bagiku; tidak ada Tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal……. (At-Taubah : 129)


Apa yang kudapat dari semua ujian ini?

Qur'an Menjawab : Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mu'min, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka………. (At-Taubah : 111)


*subhanallah :')

Thursday, August 4, 2011

Kalian

Dalam ranah yang mereka sebut keabadian 
Aku bersemayam bersama ingatan tentang kalian
Kudekap dan kuucap namamu satu demi satu
Sebelum lautan cahaya melarutkan kita dan waktu
Walau tiada aksara disana
Walau tiada wujud yang serupa
Tanpa pernah tertukar aku menemukanmu semua
Seperti engkau semua menemukanku
..........
Sahabat, jika kita berpecah raga
Satu, jika kita memadu raga
Tiada, jika hanya jiwa
Inilah kenangan yang kucuri simpan
Saat kubersemayam dalam ranah yang mereka sebut keabadian
Inilah kenangan yang kusisipkan di sela-sela mentari dan bulan
Yang kelak mereka bisikkan saat kucari kalian
Dalam belantara yang dinamai kehidupan
..........
Ingatan pertama dan terakhir
Yang mengikuti saat aku terlahir
Yang bersembunyi hingga kalian semua hadir
Yang menemani saat udara usai mengalir

Cinta dan sahabat
Sahabat dan cinta
Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana
Sisanya fana.

(penggalan Ingatan Tentang Kalian 2006 - Madre ; Dee Lestari)

Undefined

Pastilah cinta
Yang punya cukup daya, hasrat, kelihaian, kecerdasan, dan kebijaksanaan
Untuk menghadirkan engkau, aku, ruang, waktu
Dan menjembatani semuanya
Demi memahami dirinya sendiri.

(Barangkali Cinta, 2007 - Madre ; Dee Lestari) 

Nothing

I just feel nothing. 
apa yang akhir-akhir ini terjadi bukan sesuatu yang diinginkan dan dibutuhkan.
entahlah.
semoga setelah 7 Agustus, setidaknya hidup ini akan bisa lebih berwarna.
semoga. :’)