Sunday, April 17, 2011

films.

ini posternya diambil dari halaman fb mereka :)


Sepertinya telat sekali gue bercerita tentang Voices of Young Indonesian Film Makers, hehehe maaf ya. Jadi acara ini diadain hari Sabtu 9 April lalu di @america Pacific Place fl.3 
Tadinya karena ngeliat notification temen yang 'attending' acara itu di news feed facebook dan coba liat-liat isinya tentang apa. dan tau-tau ada dari Yours Trully juga makanya tertarik dateng.
oh ya, ada yang udah pernah tau tentang Yours Trully? sebuah film pendek yang rekomen banget buat ditonton, karena endingnya ngga terduga banget! hehe. seru deh.. filmnya bisa ditonton disini


Tapi ternyata acara hari itu ngga ada Yours Trully-nya, yah yasudah.
Tadinya berniat berangkat kesana bareng zita dan adis tapi ngga jadi karena endingnya mereka punya acara masing-masing. baiklah.. berhubung dari pagi harus ke Kota Wisata Cibubur buat nyerahin revisi kerjaan ke salah satu klien, jadilah hanya gue yang sangat niat pergi kesana dan setelah urusan kerjaan selesai, jam 1 langsung cabut ke arah Sudirman.
dijalan, dapet kabar kalo Ebi juga ternyata mau ikutan, cuma dia nyusul. horee. akhirnya ada temen hahaaha :P


Agak bingung karena belum pernah ke Pacific Place sebelumnya, jadi sempet mikir lagi kira-kira harus turun di halte Transjakarta bus yang mana atau harus nyambung metromini aja. ternyata oh ternyata Pacific Place deket halte Polda sedangkan gue yang dateng dari arah Semanggi malah turun di halte Benhil trus nyambung metromini 19 Blok M. ngga papa deh, buat pelajaran lain kali.
toh sekarang udah tau.
;)


Pacific Place lantai 3, langsung ambil langkah panjang-panjang karena udah telat 40 menit. acara dimulai jam 13.30 dan masih belum ketemu dimana tempatnya.
@america (at America) ternyata ngga terlalu susah karena letaknya ngga jauh dari eskalator. agak sudut memang, tapi di depannya ada semacam poster / apapun itu namanya yang bertuliskan At America gede-gede. lucunya, awalnya gue pikir tempat ini semacam cafe atau lounge, ternyata memang tempat gathering khusus yang didesain cukup menarik.


Sebelum masuk, kita harus menghadapi beberapa persyaratan keamanan yang standarnya ngga jauh beda sama di Kantor Kedutaan Besar pun dengan petugas security yang cukup banyak (4 laki-laki, 2 perempuan) tas disimpan di loker khusus dan hanya boleh bawa barang penting aja semacam dompet, handphone, alat tulis, gadget (kamera/ipad/laptop)
di depan, setelah area security tadi ada semacam lobby, ruangan lagi di kanan dan ruangan yang akan gue masuki.
setelah masuk, ternyata acara udah dimulai dan ada performance dari Sapphira Singgih yang keren banget bandnya, asik buat didengerin. sayang cuma bisa dengerin encore-nya aja.


Di dalam, ruangannya didesain semacam tempat teater kecil dengan panggung dan kursi penonton yang berundak-undak. bebas bisa pilih duduk dimana aja dengan santai, panggungnya lengkap ada layar besar untuk nonton film / presentasi, 4 flat screen di kanan, AC-nya super dingin, dan ada semacem panggung kecil di atas tengah (buat sound engineer sama photografer) tatanan kursi penontonnya nyaman banget, gw duduk di deretan atas diantara berbagai rupa manusia yang entahlah siapa dan semuanya membawa IPAD sementara (sepertinya) satu-satunya orang yang ngga memegang ipad hanyalah, gue. (-___-"!)
Ah biarlah, dari awal niat kesini kan mau nyari ilmu & nonton film, toh dengan mencatat di note book biru hadiah Gogirl! ini juga gue masih bisa nyimak. Justru gue bingung sama mereka yang malahan online social networking pas screening film diputer. hm..


photo courtesy At America's facebook
Tujuan diadakannya acara ini tuh sebagai sarana berbagi ilmu tentang pembuatan film kepada anak muda Indonesia, selain itu juga menawarkan alternatif untuk masa depan perfilman Indonesia. Ya kita kan tau sendiri  kalo di Indonesia film yang asli buatan anak negeri yang berkualitas yang tersebar di bioskop itu masih bisa dihitung pake jari.
Sebagai anak muda sendiri kita pastinya lebih sering nonton film Holywood kan ketimbang film Indonesia yang #nooffense kebanyakan judulnya ajaib semua itu kan.. Included me, penggila film. :P
Dari sini, mereka pengen 'menularkan' kemampuan dan ketertarikan buat semua yang dateng untuk BERANI mulai bikin film sendiri. Tanpa harus takut nyiapin budget gede dan gadget canggih, dari yang paling sederhana aja.. digicam / DSLR film 3 menitan bisa kali ya.. hehe


Ada 6 judul film pendek yang diputar ngga lama setelah penampilan Sapphira Singgih & friends selesai, semua film yang diputar disini adalah film pendek dengan durasi antara 3-5 menit aja. Dan kesemuanya itu asli buatan anak muda dibawah 25 tahun. Awesome!


Here they are the Short Film Screenings :


1st. Masih Belajar (Democracy Is Yet To Learn)
Sutradara : Adhyatmika
Tentang    : Sekumpulan orang-orang dengan berbagai profesi yang berkumpul dalam sebuah kelas, ketika sang guru bertanya apakah arti demokrasi seorang anak yang berseragam SD namun dengan umur yang bukan seharusnya (got with what I meant, eh?) maju dan menulis di papan tulis bahwa democracy is yet to learn. masih belajar. ya, kita semua sampai saat ini, apapun profesinya dan berapapun umurnya 'masih belajar' memahami makna sesungguhnya dari sebuah demokrasi saat ini. ;)
Disajikan secara unik dengan maksud yang jelas. kita masih belajar.


2nd. Merangkum Jakarta (A Journey Through Jakarta)
Sutradara : (lupa namanya)
Tentang    : kehidupan Jakarta yang ngga pernah mati, siang dan malam di seluruh Jakarta. Film yang berisi ratusan (atau mungkin ribuan) footage yang bercerita tentang berbagai spot penting di seluruh Jakarta, penduduknya, aktivitasnya, polusinya, ketimpangannya, keramahan sekaligus keangkuhannya. 
Menurut gue ini susah banget dibikin karena kita harus stay berhari hari dan berjam-jam di tempat yang sama bahkan di beberapa tempat 'mustahil' yang bisa dijangkau. Cool!
Yang ada cuma narasi dan rangkaian gambar bergerak yang sangaaaaat detail.
Cuma buat gue masih kurang lengkap Jakarta-nya soalnya Jakarta Timur & Utara-nya kurang banyak dieksplor, kebanyakan Jakarta Pusat. Megapolitan.


3rd. Mereka Sudah Sampai Di Jawa (They’re Here!!)
Sutradara : Andra Fembrianto
Tentang    : Film horror yang punya backsound yang lumayan bikin merinding tentang zombie yang datang dari antah berantah dan mulai ekspansi wilayah sampai ke Pulau Jawa. Set lokasi syuting horrornya dapet banget, nuansa angkernya berasa. Mereka syuting di Pangandaran, cocok deh ada goa-goa, pantai sepi, hutan mangrove.
Agak bingung sih awalnya, karena ngga jelas yang mana Zombie-nya. Mungkin kalo mau disamain agak mirip film Resident Evil semacam itu lah. Nuansa Indonesianya muncul karena banyak gending-gending Jawa & lagu Jawa yang mendukung. Ada yang bilang gaya pembuatan film ini sebagai 'stop motion' ada lagi yang bilang goal blablabla.. *saya lupa yang benernya apa hehe
Yang jelas film ini monolog dan adegannya ngga seperti film kebanyakan.




4thIndonesia Bukan Negara Islam (Indonesia Not Islamic State)
Sutradara : Jason Iskandar
Tentang    : Suka duka pengalaman 2 orang pelajar Islam bernama Bambang dan Galih yang bersekolah di sekolah Katolik selama 11 tahun. Diceritakan dengan polos dan jujur oleh 2 pelajar ini bagaimana bisa mereka bisa bertahan & sangat betah bersekolah di sekolah Katolik tersebut. Mereka bilang, mereka mendapat perlakuan yang sama, ngga ada perbedaan, ngga ada diskriminasi, waktu sholat mereka sholat di kelas dan tidak ada yang gangguin. Mereka bilang suka ada yang bercanda tentang islam, tapi ya itu. sekedar bercanda aja, ditimpalin balik, kalo udah beres ya selesai. ngga ada musuh-musuhan. mereka turut prihatin waktu insiden Monas antara FPI sama AKKB karena seharusnya mereka ngga usah sampe bentrokan kaya gitu. mereka bilang, kita kan satu saudara anak bangsa Indonesia. kenapa kita ngga saling berdamai aja? Bhinneka itu beragam, saling melengkapi. #fyi mereka pelajar SMP Kanisius 




5th. Waltz In D ~ bikinan Non Indonesia ;)
Err.. Actually I really didn't get what this movie means. agak bingung, aneh dan ya aneh. settingnya, lorong, rumah sakit, pantai. I don't know.. hehe




6th. It Could Have Been A Perfect World
Sutradara : Adhyatmika
Tentang    : CINTA. ya, tentang cinta. menurut gue film ini adalah film yang paling menarik diantara yang lainnya atau mungkin karena itu juga film ini ditampilin terakhir hehe.. Apa ya, bukan karena tema cinta yang diambil sama sutradaranya. Tapi karena film ini 'kena' banget. menceritakan tentang 2 orang, a boy & a girl. yang awalnya hidup rasanya indah banget setelah berdua, dan tiba-tiba pas tau kenyataan kalo semuanya tadi HANYA IMAJINASI (mimpi sih diceritainnya..) 
blassh! hilang semua. cewek yang tadi di mimpi nemenin dan menghibur kapan aja ternyata hanyalah 'cewek cantik nan menarik yang entah siapa yang sedang duduk bercanda ria dengan teman-temannya di sofa seberang sana' dan cowok yang tadi ketiduran itu duduk manis sendirian dimejanya ditemani kopi & novel (atau skripsi ya itu? Idk) 


Menarik! music scoringnya keren... pesannya masuk banget, ketika di dunia mimpi digambarkan indah tapi semu dengan banyak bayangan gelap dan warna yang redup namun terasa sangat nyata. sedangkan di dunia nyata, warna-warninya jelas, semua bentuk & garis nyata tanpa cacat. termasuk kenyataan bahwa "tadi itu mimpi"
Sutradaranya bilang, ini tuh tentang orang-orang yang 'terbuang' dan karena semua orang paling takut berjalan sendirian. haha!! JLEB.
Film ini juga dapet award di Amerika sana, keren banget kan.




Setelah acara pemutaran, masuk ke sesi diskusi bersama para sutradara. sayangnya, pembuat film dari Indonesia Bukan Negara Islam dan Waltz in D ngga bisa hadir karena mereka kuliah di luar Jakarta.
Lanjut, ada presentasi dari Goelali dan Indonesian Youth Conference selaku community partners dari acara Voices of Young Indonesian Filmmakers. 
Goelali menyampaikan bahwa tahun ini mereka akan kembali mengadakan festival film.  Goelali juga mengadakan kompetisi film pendek dengan tema “Hidoep Masa Ketjil” dan durasi tidak boleh lebih dari 10 menit. lebih lengkapnya bisa dilihat disini

IYC memberi info lebih lanjut tentang Festival tahun ini dan acara apa aja yang bisa kita datengin dan berapa harga tiketnya. Semua bisa dilihat lebih lengkap di indonesianyouthconference.org
Kita juga dapet souvenir berupa post card dari IYC loh, bagus - bagus desainnya salah satunya seperti ini. 






*anyway Ebi dateng tepat setelah screening filmnya selesai. hihi. poor you, dear.. gapapa lah ya.. ngga lama kita langsung cabut menuju FX buat nonton Festival Sinema Perancis. yang ternyata... tiket untuk pemutaran film hari itu udah abis coba, antriannya aja kayak ular naga panjangnya bukan kepalang (lebay) jadilah kita beli tiket untuk 16 April. dan menghibur diri jalan-jalan ke GI (again and again.hahaha)






Afterall... gue suka banget sama acaranya, meski gue ngga total sampe selesai acara tapi buat gue ini udah keren banget. Berbagi ilmu dengan cara yang fun di tempat yang sangat nyaman pula. Semoga semakin sering deh diadain acara kaya gini, free, fun, comfortable! 
"Ilmu itu bisa didapet dari mana aja, termasuk dari gang sempit yang cuma keliatan dari balik jendela bis kota sambil berlalu. Tergantung gimana kita mau nerimanya sebagai sebuah pelajaran." ;)
Thanks buat yang udah bikin acara seru kaya gini.... 

No comments:

Post a Comment