Monday, May 2, 2011

May 2nd

Selamat Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2011 ! 


Semoga anak-anak Indonesia semakin memiliki kesempatan yang besar untuk memperluas wawasan dan belajar darimanapun sebanyak-banyaknya..


Iya, semuanya. ngga cuma mereka yang mampu bersekolah di sekolah unggulan dan terbaik di kota-kota besar, tapi juga mereka yang berada di lingkungan terpencil, sekolah darurat nan sederhana maupun sekolah lepas untuk anak jalanan. 


Harusnya pemerintah semakin bisa memberikan perhatian yang lebih buat mereka yang membutuhkan. 
Karena major yang gue pelajari saat ini adalah arsitektur, ngga mau muluk-muluk sih.
Simpelnya, renovasi sekolah sudah cukup banyak membantu. 
Untuk membuat lingkungan yang lebih nyaman dan menyenangkan untuk ditempati anak-anak. Yang penting nyaman belajar di kelas karena ngga bocor atapnya, bersih dan sehat jadi betah & semangat belajar deh mereka. 




At least pengecatan ulang dinding sekolah sambil melibatkan anak-anak yang bersama-sama membuat karya di dinding belakang kelas mereka semacam mural sederhana, coretan-coretan khas tangan mereka, memperbaiki atap sekolah yang sudah bocor, plafond bolong karena rembesan air hujan, kusen-kusen jendela & pintu yang rapuh dan mengkhawatirkan, kamar mandi yang bersih dan layak.
Yup.. beberapa hal seperti itu.


I really hope that someday I could have a chance to do some social job like that...
:)


Sedihnya sih, dari kenyataan yang gue dapati dalam beberapa tahun terakhir ini masalah renovasi sekolah ataupun pembangunan sekolah negeri yang dibiayai pemerintah cenderung menyakitkan hati. 
Ternyata dari sekian dana yang dikasih negara, yang akhirnya nyampe ke tangan yang seharusnya ngga sesuai dengan diatas kertas jadilah sekolah yang ada itu dibangun 'seadanya' dengan kualitas bahan yang paling rendah.. 
Tega banget deh...... :'( 




Gue jadi inget sekolah pertama gue dulu di daerah Pandan Sari Tambun Bekasi, entahlah sekarang sekolahnya masih ada atau udah raib. 
Gue sempat mengenyam pendidikan disana selama 1 caturwulan (4 bulan) sebelum akhirnya pindah rumah (karena papah pindah kerja) dan bersekolah di sekolah baru yang jauh lebih baik di Bogor.


SD Negeri Pandan Sari di tahun 1996, di ingatan gue merupakan sekolah SD Inpres yang sangat sederhana sekali di masa itu. Berbentuk kotakan simpel yang jauh dari wajah 'indah'. 


Dindingnya berwarna merah dan putih, separuh dinding (dari batas plafond hingga pertengahan) di cat putih sisanya merah bata. Ternyata itu salah satu solusi untuk membuat dinding tetap terjaga kebersihannya dari tangan dan kaki jahil anak-anak yang hobi banget bikin cap sepatu dan tangan di dinding. :p
Kusen jendela, pintu & daun pintunya terbuat dari kayu meranti murah yang biasa, bahkan tanpa vernish.
Lantainya tegel murah abu-abu yang berdebu dan berubah jadi coklat ketika hujan karena bercampur tanah dari sepatu-sepatu kami. :p
Plafond triplek bercat putih bersih, atap genteng kampung merah bata, pagar bambu yang hanya diikat dengan serat bambu di sekeliling taman kecil berisi Tanaman Obat - obatan Keluarga (Toga) ada kumis kucing, jahe, kunyit, teh - tehan, sereh, pacar air, putri malu, bougenville, dan entahlah ada apa lagi (lupa).


Dan yang paling khas, meja dan kursinya yang berupa bangku panjang dari kayu yang udah sangat jarang bisa ditemui di jaman sekarang. Gue masih inget banget, satu bangku panjang tadi ditempati sama 4-5 orang siswi kelas 1 SD dalam satu meja. dan gue selalu duduk di pinggir, karena ngga bisa diem, dan supaya gampang keluar masuk meja terus jalan-jalan di dalem kelas  'berkunjung' dari satu meja ke meja lainnya ketika guru masih ngajar. hehe
Kaca jendela buram, papan tulis hitam yang cuma punya kapur putih & satu penghapus kain. Ah.. masih teringat ramainya sekolah nan sederhana itu.


Sekarang, kaya apa ya sekolahnya?
Semoga kalo masih ada sekolahnya jadi lebih bagus dan fasilitas yang lebih baik.


Kalo dulu, maklum lah ya, itu di tahun 1996. Sedangkan sekolah ini kemungkinan dibangun dari tahun 1990an. Wajar, memiliki kesederhanaan yang sangat kental apalagi lingkungannya memang bukan lingkungan orang berada.


Tapi kalo sekarang kualitas pembangunan sekolah masih sama kaya tahun 1996 rasanya kok miris banget yah....
   

No comments:

Post a Comment