I do believe that learning from something fun is more delicate than some other type of learning.
A conservative way.
=)
In this case, I choose films becoming my teacher. Teaching so much thing that unreachable.
Dengan mudahnya film membuka mata banyak orang dan memberikan apapun yang dibutuhin, well.. kalo lo minta uang ya ngga mungkin juga.
Maksud gue disini, pernah nggak sih lo mendapatkan solusi atas sebuah permasalahan hanya dengan menonton film?
Percaya ngga kalo film memberikan lo inspirasi bahkan tamparan keras?
Sekarang coba deh inget,
Pernah ngga sih kita semua melihat segala hal dari sudut pandang yang lain?
Pernah ngga kita ngga menilai orang hanya dari tampilan luarnya aja?
Pernah ngga kita menghargai orang lain tanpa melihat siapa dia?
Pernah ngga kita menyayangi siapapun tanpa pamrih?
Pernah?
Dari menonton film gue mendapatkan semua itu, dari film juga juga belajar banyak..
=)
Oiya, pernahkah gw bercerita tentang istimewanya hujan dalam pandangan gw?
Kalo belum, I’ll tell you now..
Berkaitan dengan apa yang akan gue tulis disini, gue akan sedikit bercerita tentang hujan.
Sejak kecil gue mencintai hujan, apalagi hujan gerimis deras.
Gue belum pernah sih mencari tau beberapa klasifikasi hujan, keistimewaan hujan, kekurangan hujan, tapi yang jelas bagi gue hujan itu memiliki 3 arti penting yang membuat gue selalu tersenyum jika hujan turun.
Hujan.
-Hujan itu rezeki
As you’re all know, hujan itu adalah berkah yang diturunkan Allah, khususnya bagi para petani. Hujan mengalirkan tiap tetes airnya ke bumi dengan penuh kesederhanaan, member kehidupan baru bagi setiap yang dibasahinya. Semua bersorak ketika hujan turun di teriknya matahari.
Hujan adalah rezeki bagi setiap makhluk hidup di muka bumi.
-Hujan adalah inspirasi besar
Buat gw, hujan membawa sejenak waktu untuk merenung dan ketenangan. Tempat mengingat banyak memori indah maupun jelek, mengubah mood menjadi mendadak ceria ataupun mellow.
Tapi tetep, hujan itu pembawa inspirasi besar. Karena hujan, gw bisa menulis beberapa puisi-puisi bagus atau sekedar coretan manisbetapa bersyukurnya gw dikasih hujan. dan dari tetesan air hujan, konsep apapun bisa tercipta (buat tugas kuliah, seringnya sih Esben & SPA)
Satu yang pasti, setelah hujan turun muncul PELANGI pembawa inspirasi..
-Hujan itu penyelamat suasana
Meskipun dalam banyak hal hujan bisa digolongkan sebagai perusak acara, khususnya acarayang diadakan di ruang terbuka. Hujan juga dianggap perusak mood seseorang kalo turunnya pagi.
Tapi buat gue, hujan adalah penyelamat suasana.
Pernah ngga lo sedang ada dalam situasi rumit atau ngga enak sama seseorang, ngga tau harus ngapain, cenderung bingung mau ngomong apa dan bahkan diem-dieman?
Bersyukurlah ketika hujan turun tiba-tiba pada saat itu. Karena dengan turunnya hujan, setidaknya kalian bisa mengomentari cipratan air hujan yang membasahi wajah dan mengotori sepatu kalian. Pada akhirnya, jadi ada bahan obrolan deh, mencairkan suasana dan membuat keadaan jadi lebih rileks.
Hehe. That’s why I always love the rains..
And I thank to God, cause I’m living in this Rain City, so I could enjoy the rains whenever it comes.
=)
Baru gw sadari ketika menonton beberapa film, ada satu yang punya kekhasan sendiri.
Film yang selalu (iya, beneran. selalu) menyorot keindahan hujan di beberapa adegan di dalamnya. Adalah Nayato Fio Nuala, seorang sutradara yang selalu memberikan keindahan hujan dengan caranya sendiri. Dia selalu berhasil menyajikan hujan yang istimewa di setiap frame didalam filmnya.
Berusaha memperlihatkan kesenduan dan keceriaan hujan dalam satu waktu yang berbeda, mampu mengaduk-aduk emosi penontonnya dari tiap tetes bunyi hujan yang jatuh keatas tanah. Mempresentasikan kesederhanaan hujan yang diturunkan Tuhan dengan caranya sendiri.
Gue suka banget caranya menampilkan hujan, menjadikannya lebih eksklusif.
Kalo ngga percaya, perhatiin deh tiap film Nayato Fio Nuala.
Film Cinta Pertama (Sunny), hujannya murni, jujur, dan membawa kesan yang berbeda.
Di film 18+, hujannya misterius dan sangat elegan.
Di film, hujannya memberi aura semangat hidup yang kuat, emosi yang terarah. gue bilang hujannya manis.
=)
Banyak yang bisa kita serap dari heningnya hujan, renungan dan hentakan yang membuat kita lebih bijak menghadapi sesuatu.
Semangat keindahan yang didapat dari (katanya) lelehan air mata bidadari di khayangan.
hahahaaa...
intinya, ya Allah. ya Rabb, terima kasih telah menghadirkan hujan dan menebar keistimewaannya dalam hidup ini.
Hujannya manis? Udah dicobain mba? :D
ReplyDelete