aku mencium hawa tidak baik dalam sebuah kerja sama seperti sekarang.
kalau begini caranya, lebih baik ngga berada dalam situasi seperti ini.
baiklah, ini tanggung jawab. lalu dimanakah keharusan yang kemarin harusnya diselesaikan?
I better learn from outsider. not from my own families.
percaya jika masih ada harapan dalam sebuah keyakinan, sementara kepercayaan masih mencari jalan pulang.
seringnya menyalahkan diri sendiri.
seringnya disalahkan.
hidup nyaman tenang dan damai sepertinya sesulit menegakkan benang basah.
hati ini ingin teriak tapi tak ada satupun kata yang terucap.
jika yang Tuhan mempercayaiku, kenapa aku masih meragukanNya?
No comments:
Post a Comment