Friday, March 5, 2010

Hummer @ monday morning


Cibubur, 2 March 2010
1.10 am

Hahaha..
Mungkin inilah saat dimulainya saya terlalu asyik dengan halaman blog ini, mumpung masih anget-angetnya sih, toh memang gada salahnya mengisi waktu luang kan.. (hellow, ini jam 1, waktu luang,haa?) yasudahlah.biarkan saja,
Anyway, senin tadi dimulai dengan agak ricuh dan emosional. Yah, inilah kekurangan terbesar gue, paling mudah terbakar emosi dn sangat tidak bisa me-manage kemarahan. Okelah keluarnya bukan marah dan ngamuk-ngamuk kesetanan, tapi justru meluap-luap di dalem batin aja. Nyesek. Huh.
Tapi thank God, menjelang siang gw rada baikan, being friendly to everyone is just a kind of improving yourself,huh? Semua yang melihat gue bermuka hepi juga lebih seneng daripada liat muka yang ditekuk kaya guling yang dipaksain jadi bantal.. hehe

Oya, tadi pagi gue kesiangan gara2 tali sepatu yang kemarin dicuci ilang sebelah *ceroboh* dan baru berangkat dari cibubur jam 7, yaahh.. biasalah, rutinitas senin pagi di tol cibubur padetnya kaya apa. Udah ga kaget lagi gue.. tiap senin harus struggling brangkat pagian biar seenggaknya kalopun kena macet juga ga panas-panas amat gitu..

Tapi tadi bisa dibilang cukup lancar, ga separah senin yang kmaren.

Di tol, kerjaan gw kalo ga ‘milihin’ mobil-mobil keren, ya ngeliatin ekspresi para penumpang didalemnya yang beraneka bentuk wajah, ekspresi dan tingkah. Tapi tadi pagi entahlah kenapa muka semua yang di tol pada hepi, gada yang kusut *kaya gw.hehe* jadi males deh ngelakuin rutinitas yang ini, trus..
‘milih’ mobil keren ah…. *dasar norak… ahaahaha. biarin.ngehibur diri, daripada ga jelas bengong kaya sapi. Tau-tau, angkot yang gw tumpangi menyalip sebuah Hummer *aduh gw lupa tipe yg mana* yang jelas gw pernah liat tu mobil di MTV, keren. Garang. Gede gila. Kinclong. Pas mata gw turun pengen tau asal-usul kapan tepatnya mobil itu dibeli……

weits! Ajib banget, 02-15
artinya, mobil itu baru dibeli *dan plat nomornya dibikin Februari, masa berlakunya 5 taun sampe 2015. Dan itu berarti…. Mobilnya masih baru banget!!
Ckckckckckckckk..
Baru dibeli Februari 2010, sekarang aja bru tanggal 2 Maret.
Huidihhh..


hahahahahaa... ga penting banget nih postingan gw.hehe

Tuesday, March 2, 2010

honestly,


ini adalah sebuah cerita. cerita yang harusnya tak usah kembali terulang, well..
sampe detik ini pun gw gakan bisa kembali bertahan dengan harapan-harapan kosong.




sebuah akhir dari cerita...

Share
Saturday, December 19, 2009 at 2:23pm | Edit Note | Delete
skenario - skenario kecil nan indah yang telah kubuat ternyata sekedar jadi onggokan berkas lusuh yang gak pernah ter-realisasikan
ini bukan penyesalan. karena ini hanya sekedar pengingat sejenak

segala yang telah diperbuat
apa saja yang kini dicari, tak luput dari kungkungan masa
ya
masa yang begitu singkat namun terasa panjang dan tak terselesaikan
masa itu mengambil semua pilu
melesakkan tiap butir haru nya ke dalam apa yang mereka sebut kenangan

nothing else can say..

putaran roda semakin melaju cepat..
terus dan terus...
dan tak akan menengok ke hulu.
aku mau maju ke depan



*CHEERING!
^^
yeyy...




just like what I said, "BIAR TUHAN YANG MENGATUR SEMUANYA!"

Monday, March 1, 2010

SAYA ADALAH ANAK ARSITEKTUR


1. saya menjadikan liburan saya sebagai waktu hibernasi
2. saya terbiasa tidur jam 1 malam keatas
3. saya tidak tersinggung jika diledek zombie hidup yang tidak tidur 36 jam lebih
4. saya memecahkan rekor tidur 15jam nonstop saat liburan bahkan 23 jam juga pernah
5. saya merasa kurang eksis diantara mahasiswa lain se-universitas
6. saya tidak hafal acara tivi bahkan jarang nonton berita
7. saya super semangat jika ada orang yg mengajak cabut di jam kosong, have fun
8. saya selalu ke koridor buku arsitektur di gramedia dan ak’sa’ra dan menelannya dengan lahap
9. saya merasa kaya karena saya bisa membeli banyak barang mahal
10. saya senang menulis dengan drawing pen
11. saya punya stuff lengkap untuk membuat karya. bahkan crayon waktu saya esde.
12. saya merasa sangat akrab dengan bangunan bangunan yg pernah saya gambar atau bahas
13. saya mengumpulkan banyak ‘sampah’ yg kemungkinan bisa dijadikan bahan maket
14. saya berusaha mengakrabkan diri dgn opa D.K Ching, eyang Tadao Ando, Frank Gehry dkk
15. saya mencintai lem korea dan lem tembak
16. saya sudah terbiasa dengan jari yg penuh luka sayat, tusuk dan berdarah-darah.
17. saya jadi peka dengan bangunan apapun yg saya lihat di jalan
18. saya jadi suka melihat gambar atau lukisan orang lain apalagi hasil karya anak2 FSRD
21. saya merasa otak kanan saya memakan otak kiri saya
22. saya sangat mencintai seni. seni. dan seni.
23. saya sakit hati jika alat gambar rotring saya patah atau rusak
24. saya harus mengusai program CAD, sketchup, 3Dmax, dan photoshop, minimal



HAHAHAAHAA... anak arsitektur memang autis.
itulah beberapa contoh nyatanya...
=D

Dewi.fiksi.

--semua ini hanyalah pemikiran subjektif penulis—

Seorang gadis yang pintar dalam pelajaran sastra Jerman dan kemampuannya mengkomunikasikan sebuah karya di depan umum. Dengan caranya sendiri.
Aku, secara pribadi, sangat ingin mengulas tentang dia. Bagaimana seorang perempuan yang sangat biasa dan hanya ditempeli sejumput keberuntungan, bisa hidup sedamai dan sebahagia itu.

Mengherankan jika kekayaan, uang dan kekuasaan tidak mempengaruhi semuanya, segala yang dia miliki, senyuman, tawa, dan damai di hidupnya. Teman atau sahabat yang ia miliki, semuannya tentu ada sangkut pautnya dengan siapa dia, apa yang dimilikinya dan apa jabatan orang tuanya. Sampai kadang aku curiga dengan mereka semua. Ya, orang-orang di lingkungannya yang menganggap diri mereka masing- masing sebagai sahabat atau semacamnya. Kupikir mereka sangat naïf jika mereka mau dengan tulus hati berteman dengannya tanpa melihat latar belakang keluarga.

Dewi adalah teman sekelas ku dikala masih di bangku SMP, tidak ada yang mencolok dari dirinya selain label ‘tukang tidur’ yang dia punya. Semua sangat menyayanginya, ya, SEMUA aku bilang.
Tak ada yang istimewa dari perempuan ini,tinggi badannya pendek dengan berat badan yang sedang, rambut pendek sebahu, tidak pernah rapih, kadang dikuncir ala kadarnya, kulit sawo matang dengan bentuk wajah agak kotak dan tidak tergolong cantik,mata,hidung,bibir, semuanya biasa saja untuk ukuran fisiknya.
Tapi lihat apa yang dia pakai sepatu bermerek namun dengan pemakaian yang asal sehingga selalu terlihat lusuh, tas ransel sport bermerek keluaran terbaru, alat tulis yang lengkap serba berkualitas, uang jajan di kantong dan dompetnya yang selalu diletakkan sembarangan tak terurus dengan baik. Sebut saja semua gadget terkini, dia punya, dan tak pernah lupa dibawa ke sekolah.
Ayahnya adalah seorang pejabat eselon yang kaya raya, ibunya pun adalah seorang teller bank ternama yang selalu berpenampilan cerdas dan berwibawa.

Dewi tidak punya pesona, satu-satunya yang ia miliki hanyalah kepolosan. Dan mungkin memang itulah daya tariknya.
Anak ini, jika terlahir dalam keluarga miskin dan tidak berpendidikan tentunya tidak akan seperti sekarang.
Aku berani bertaruh, jika orang tua Dewi bukan siapa-siapa dan tidak memiliki apa-apa, orang-orang yang beranggapan bahwa mereka adalah sahabat terbaiknya tidak akan sudi dekat-dekat dengannya.
Karena Dewi tidak punya apa-apa.
Karena Dewi bukan apa-apa tanpa harta dibelakangnya.

Sungguh picik orang-orang dibalik pertemanan yang dianggap sakral itu.
Mereka tidak murni menyukai Dewi yang apa adanya dan kepolosan serta kebaikan hatinya itu.
Mereka pikir, dengan harta segalanya akan sangat mudah dan menyenangkan.
Ok mereka tidak salah, Dewi tidak sepatutnya berbahagia tanpa adanya orang-orang tadi dan harta kekayaannya.

Dewi sebenarnya bukan apa-apa tanpa tempelan sejumput keberuntungan…….

Jan 25th 2010 9.21 pm


Remaja tingkat akhir. Itulah beberapa judul yang gw temukan tadi pagi di perpustakaan E, banyak hal menarik yang gw temukan di dalam perpus E. karena berhubung gw termasuk seorang kutu buku dan selalu penasaran buat melahap buku apapun.

And I think that’s really worth (just try it by ur self !)
Memang gak salah dari kecil gw dicekoki berbagai buku bacaan dan cerita bergambar.sampai membaca novel Mira W. di kelas 4 esde…
Back to remaja tingkat akhir..disebutkan antara umur 17-21 tahun.beberapa remaja ini mengalami masa peralihan dan kestabilan emosi.
Mungkin memang itulah yang sekarang sedang gw alami. Dan well.. beberapa teman gw pun. Mungkin mereka mulai menyadari itu sejak lama.tapi dalam posisi gw. Smua ini jadi jelas setelah berbagai badai dan cobaan berat menimpa keluarga kami.
Sama sekali bukan masalah buruk, itulah penyadaran yang di berikan Tuhan dan juga memang siklus psikologi yang wajar dialami setiap manusia diatas bumi ini.

I love the words and the definition.
It just simply made me smile this morning..


*mungkin juga inilah.jawaban dari Tuhan atas segala pertanyaan,

Anyway………….
Gw sangat – sangat tertarik dengan dunia psikologi dan sastra.
Instead of I love the ambience at library campuss E
Psikologi, tepatnya gw coba cari berbagai solusi membangun self esteem dan juga pemikiran positif dari pengalaman banyak orang. Belajar mencari ketenangan dan kedamaian singkatnya.
Sastra? I love to read and write. Meskipun sekedar hanya beberapa opini dan pemikiran ulasan buku yang baru saja dilahap. It’s really fun.

Bahasa Indonesia….
Banyak yang indah dari bahasa Indonesia, sastra tepatnya. Dari sbuah artikel di majalah Bobo kelas 3 hmm.tahun 1998.tentang Haiku (puisi singkat 4 baris yang biasa dibuat orang Jepang) dan sajak aku belajar mencintai sastra.
Ya. I love poetry. Meskipun sekarang jarang banget bisa mengarang sajak.
Malas berkias. Hanya ingin menapaki realita. Hahaha. I mean it.
(hore… I will have a new post in my ‘Quiet’ blog.hehee)
Diberi apresiasi positif dari guru bahasa Indonesia saat itu [ Hallo Pak Tri, Pak Zakky juga.. =) ] jadi motivasi terbaik hingga sekarang. Dan pada akhirnya, rasanya gak akan pernah segan mencintai dan bersahabat sama semua guru bahasa Indonesia sejak SMP sampai SMA. Dan segala materi di dalamnya.

Sekarang..
Di universitas, menggali segalanya lebih jauh lagi. Mencari literature sastra, menyenangkan.
Mengkaji penulisan fiksi dan argumentative, sastra Indonesia kuno dan modern, sastra jawa, dan sastra inggris. Suka semua… love.love it so much!

Cukup dulu deh,
Thanks for pay attention…

------------------------------------------------------------------------------------

PEREMPUAN.




Perempuan identik dengan bunga.

Bunga apapun adalah kemurnian kecantikan seorang perempuan. Bukan hanya kecantikannya saja yang dinilai atas refleksi bunga, tapi kemampuannya bertahan hidup, kerapuhan tiap kelopaknya yang begitu indah dikala mekar, keharumannya, kekuatannya disaat diterpa angin, dan pesonanya.
Gw pernah bercerita tentang bunga pacar air yang teronggok di pinggir jalan.
Yang begitu terlupakan dan diacuhkan oleh segalanya yang lalu lalang, bahkan semut pun enggan singgah hanya untuk bertegur sapa dengan sekelompok bunga pacar air yang tumbuh rimbun dan berwarna-warni cerah, selalu kuat dihempas angin dan debu jalanan. Mereka tetap kokoh bergelayut manis di tangkai tanaman pacar air yang memang dianugerahi induk bertangkai kuat.

Itu sedikit refleksi diri gw 7 tahun yang lalu.

Sekarang gw tau apa yang gw inginkan dan gw tuju. Sekarang gw adalah LAVENDER.
Indah, penuh manfaat untuk semua yang membutuhkannya, kuat, tak mudah rapuh, harum, berkoloni dan bertangkai panjang, rimbun, tinggi.setinggi mimpi yang akan gw capai.
=)

LEMBAH BALIEM 2

PESONA WAMENA DI KAKI LANGIT..
Lembah Baliem dan Suku Dani

*dikutip dari tulisan Meiske Surjadinata, artikel with SE K850i FHM magz April 2008

Udara dingin menyergapku saat aku menjejakkan kaki di lapangan udara Wamena. Setelah berganti pesawat 3 kali, disambung perjalanan mobil 1 ½ jam, akhirnya sampailah aku di Lembah Baliem. Lembah yang menyimpan berjuta misteri dan kekayaan budaya asli suku asli tertua dan terbesar di Papua, Suku Dani.
Ditemani oleh local guide, Tarry Lonna Yikwa, aku mendapatkan surprise yang benar-benar luar biasa. Tarry mengajakku ke Desa Jiwika, Kampung Sompatima, menemui kepala Suku Dani. Dalam perjalanan, aku berjumpa dengan Tuan Konono Mabel yang memperlihatkan Mummi Kurulu berumur lebih dari 300 tahun.
Memasuki Desa Jiwika, aku dikagetkan dengan tarian perang-perangan. Mereka mengerumuniku, sementara rasa khawatir melandaku, mataku mencari-cari Tarry, berharap dia tidak meninggalkanku. Ahh, ternyata dia hanya tersenyum dan melaimbaikan tangannya padaku, mengisyaratkan bahwa aku tidak perlu khawatir. Tanganku disambut hangat oleh salah satu anak muda yang ternyata adalah anak dari Kepala Suku, Tuan Yalli Mabel (58 tahun). Ia mempersilahkan aku memasuki desanya. Matanya yang memancarkan keramahan dan ketulusan yang menghilangkan keraguan dan kekhawatiran dalam hatiku.
Mukanya selalu tersenyum dan kharismanya yang kuat terpancar pada saat dia menjabat tanganku, mengatakan ‘kinawonak’ (selamat datang) dan ‘wawawa.wawawa’, ucapan terima kasih akan kehadiranku. Ia memperlihatkan desanya yang terdiri dari 6 honai (rumah adat suku Dani yang terbuat dari rumput alang-alang) yaitu 4 honai untuk perempuan, 1 untuk laki-laki dan 1 honai memanjang untuk dapur dan menyimpan babi. Tinggi honai sekitar 2 meter dengan 2 tingkat di dalamnya, yang dapat menampung 4 orang dewasa dan 2 anak-anak.
Aku memasuki salah satu honai, di dalamnya terdapat tungku pemanas, selebihnya kosong. Aku tidak dapat membayangkan 6 orang berada di dalam honai yang sempit ini.
Di desa tersebut, aku beruntung dapat menyaksikan bakar batu untuk memasak ubi dan daging babi, serta gelaran kerajinan tangan. Aku membeli gelang, kalung, dan noken (sejenis tas untuk membawa hasil kebun yang biasa ditaruh diatas kepala) sebagai oleh-oleh.
Iseng aku bertanya kepada pada Tarry tentang koteka yang menjadi ciri khas dari Suku Dani. Ternyata koteka dapat dipakai hingga 5-10 tahun (tergantung dari kondisinya)

Ada tradisi mas kawin yang unik. Babi adalah hewan sacral yang dapat menjadi mas kawin. Hampir aku ditawar untuk ditukar dengan 15 ekor babi.
Wajahku langsung berubah pucat, namun melihat pandangan jenaka dari kepala suku, membuatku menghela nafas lega. Tapi memang benar, untuk mas kawin, 1 perempuan dihargai sampai 5 ekor babi besar. Dan Tuan Yalli Mabel memiliki 4 orang istri.
Satu hal yang meninggalkan kesan mendalam, keramahan dan ketulusanpancaran mata suku Dani tidak akan kulupakan. Lembah Baliem mengubur hiruk-pikuk dan polusi Jakarta di pikiranku.
Indah, tak terjamah…

------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Yak, sepertinya saya telah memutuskan.
Bahwa saya akan benar-benar serius menapaki alam.
Ini bukanlah sekedar ‘ikut-ikutan’ atau semacamnya, gw murni termotivasi oleh Indah Darmastuti Kepompong *thanks a a lot buat mba Melan yang udah minjemin novel ini. =)
Dan buat yayaya yang membuat gw merenung lebih dalam.

Gw sadar mimpi gw masih banyak, tapi insya allah satu persatu bisa gw gapai.
Gw juga sadar kalo seorang arsitek memang diciptakan untuk menjadi seorang arsitek oleh Tuhannya.
Like 99’s architect said.
Lagipula alam udah sedemikian rusaknya, masa gw sedikitpun masih belom bisa berbuat sesuatu gitu?!? Setidaknya untuk lingkungan terdekat gw, untuk negri gw sendiri, Indonesia. Dan apakah manusia bisanya cuma merusak, lagi lagi dan lagi. Gw rasa ngga.
Sedemikian besarnya upaya orang-orang di seluruh dunia yang menggembar-gemborkan SAVE OUR EARTH, OUR ENVIRONMENT. Sampe green living concept seolah jadi tren abad ini, padahal seharusnya kita sadar kalo ini tuh untuk ‘menggertak’ kita semua supaya cepet2 sadar kalo ga cepet bertindak sesuatu, mau hidup dimana kita 10-20 taun mendatang?
Makanya meskipun gw seolah punya percabangan ilmu (yang pengen gw tekuni) sangat banyak, tapi gw tetep harus konsisten sama satu arah. Sebuah jalan lurus yang udah gw cita-citakan sejak awal, sebuah tujuan.
Okelah di perjalanan gw mencapai tujuan itu, dalam prosesnya, gw menemukan dan mencoba menggali segalanya dengan sangat banyak bahkan cenderung serakah. Karena memang benar, esensi kita hidup bukan hanya melalui keseharian ini dengan ‘kosong’ dan membosankan.
Gw gak mau lagi ceroboh dan menyia-nyiakan semua itu. Gw pengen diri gw disesaki pengalaman dan pelajaran yang berarti. At least semua yang telah gw tapaki, gw lihat, dengar dan rasakan tentunya punya arti sendiri-sendiri, mau itu besar atau kecil.
Yak.
Bismillahirrahmaanirrahiim..…

Sekarang sepertinya gw telah menemukan tujuan hidup gw, gw tau apa yang gw inginkan dan kemana.

Detik ini, February 27 2010 jam 10.44 am
Gw tau gw akan berbuat apa dan bagaimana untuk kehidupan gw sekarang dan selanjutnya.
Gw pasti bisa.
Pasti.


Berikut sedikit rencana di pikiran gw yang akan gw lakukan :
1. Bertualang ke Mentawai,
Gw bener-bener berjanji akan memberikan sebuah laporan lengkap tentang Kebudayaan mereka dan detail arsitektur rumah adat ‘Uma’ Suku Mentawai for free, hanya sebagai ‘hadiah’ *mungkin adissa dan ismi juga akan gw ajak dalam ekspedisi ini* Karena pada kenyataannya memang informasi tentang Mentawai minim banget.
2. Pendakian ke beberapa gunung HARUS gw taklukkan. Entah bagaimana pun caranya, lewat organisasi dan perkumpulan pecinta alam dari mana pun akan gw lakukan. Gunung Gede Pangrango, Semeru, Merbabu, Merapi, Rinjani, Kerinci, named it! I’ll be there.

3. Masuk kedalam LSM yang concern dengan isu lingkungan, ikut dalam sebuah project konservasi hutan maupun binatang di sudut hutan terdalam di Kalimantan, I’ll do it for free lance on my holiday time. Titik kuncinya FOKUS sama tujuan awal.

4. Mulai browse tentang arsitektur lingkungan yang ramah lingkungan.

5. Bahan bangunan ramah lingkungan,

6. Upaya pengolahan dan pembangunan dengan resiko minim merusak alam,

7. Upaya-upaya penyelamatan hutan dan alam,

8. Bahan alami terbaik untuk membangun bangunan yang tersedia di alam sekitar.

9. Arsitektur adat berbagai suku di Indonesia (dan kalo udah selesai bisa mulai merambah ke suku2 di Asia, Afrika, Amerika, Eropa.semua!!) ;p

10. Tokoh-tokoh arsitektur yang konsisten dengan inovasi pembangunan yang tidak menyakiti alam sekitarnya. Contoh : Michael Jantzen.

11. BELAJAR BERCOCOK TANAM DENGAN BAIK DAN BENAR, as simple as that. Setidaknya kita bisa nyumbang satu pohon untuk ‘tambahan nafas’ paru-paru dunia yang udah kritis. hehe

sebenernya masih panjang sih,
list to do-nya, tapi segini dulu lah...
yang penting realistis,wahaha. amin insya allah... =)

cause, I AM REALLY EXCITED TO BE PART OF IT.

Penting! Some stuffs..
Here they are,
Need to buy?
• Sealskinjz socks 362.200
• Crash pad dome tent 905.000
• Inov-8 terroc 330 185.000
• Phantom 32 sleeping bag 3.260.000
• Petzi myo xp 996.000
• Turbo flame 145.000

*sepertinya harganya udah ga segini, karena gw tau barang-barang ini 2 tahun lalu dari sebuah artikel. hehe

jadi.. ayoo yang mau naik gunung, ajak saya yah! ;D